TamiangNews.com, KARANG BARU --Rekayasa Lalulintas yang dijadwalkan akan dilakukan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang pada Senin 1 Juli 2019 batal dilaksanakan, akibat jaringan telekomunikasi (telkom) yang melintang disejumlah jalur lalulintas belum dipindahkan, padahal surat pemberitahuan sudah dilayangkan sejak 23 Juni lalu.
Hal tersebut dikatakan Sekretrais Daerah (Sekda), Kabupaten Aceh Tamiang, Basyaruddin SH didampingi Plt Kadis Perhubungan Abdullah SE dan Kasat Pol PP/WH Drh Asmai, kepada TamiangNews.com, Senin (01/07). 

Ada beberapa faktor penyebab ditundanya rekayasa jalan tersebut, salah satunya belum tertatanya kabel PT Telkom di ruas jalan Iskandar Muda yang terlihat sangat semeraut melintangi jalan yangvakan dilalui kenderaan nantinya. 

Padahal, kata Sekda, Pemkab Aceh Tamiang sudah menyurati PT Telkom untuk segera melakukan penataan kabel tersebut, agar ujicoba rekayasa lalu lintas bisa segera terlaksana. "Kita sudah surati PT Telkom Cabang Langsa, mereka janji hari ini akan ditertibkan, kalau tidak ditertibkan kita bongkar paksa," ujar Sekda. 

Dijelaskan Sekda, kendala lain yang dirasa harus dibenahi yaitu terkait kepadatan lalulintas yang cukup besar di ruas jalan Iskandar Muda. 

"Oleh sebab itu harus kita lakukan pelebaran ruas jalan terlebih dahulu, karena nantinya jalur tersebut akan menjadi jalur utama arus lalulintas," sebutnya lagi. 
Plt Kadis Perhubungan Aceh Tamiang, Abdullah SE, yang mendampingi Sekda juga menjelaskan Rekayasa lalulintas baru bisa dilakukan jika semua hal telah terbenahi. 

"Wacana rekayasa lalulintas yang dijadwalkan hari ini kita tunda, seperti yang disampaikan Sekda belum terselesaikan," ujarnya. 

Kita sadari rencana penerapan Rekayasa lalulintas ini, banyak menuai kritikan dari masyarakat. Disamping itu, untuk menerapkan ujicoba lalulintas, Pemkab Aceh Tamiang sudah menyiapkan 107 personil gabungan yang terdiri 70 orang dari Dinas Perhubungan, 20 orang dari Satpol PP/WH, 6 orang dari Dishub Provinsi Aceh, 11 orang dari Satlantas Polres Aceh Tamiang. 

"Insya Allah kita jadwalkan kembali dibawah tanggal 17 Juli akan kita mulai ujicoba lalulintas, itupun setelah semua unsur terselesaikan," setelah dilakukan ujicoba baru dilaksanakan Rekayasa Lalulintas, dan waktu pelaksanaannya direncanakan selama 2 minggu untuk mengetahui kesiapan jalur lalulintas guna menghindari terjadinya kemacetan dan kecelakaan dijalur tersebut, ungkap Abdullah. [] TN-W007.

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.