TamiangNews.com, JAKARTA -- HS (25), tersangka pengancam penggal kepala Presiden Joko Widodo melangsungkan pernikahan di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya pada Rabu (3/7/2019).


HS menikahi wanita berinisial AA setelah mengajukan surat izin pernikahan kepada penyidik pada 10 Juni 2019.

Dikutip dari Kompas.com, kabar pernikahan HS dikonfirmasi oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono

"Iya benar, kami memberikan fasilitas kepada tersangka yang mau menikah," kata Argo kepada Kompas.com, Selasa (9/7/2019).

Selain pihak kepolisian, kuasa hukum HS, Sugiarto Atmowijoyo juga membenarkan kabar penikahan kliennya.

Sugiarto mengatakan, pernikahan HS dihadiri perwakilan keluarga dari kedua belah pihak dan pihak KUA Kecamatan Kebayoran Baru. 

"Pihak yang datang saat itu (pernikahan) hanya saya sebagai kuasa hukum, penghulu dari KUA Kecamatan Kebayoran Baru, orangtua HS, dan orangtua AA. Selebihnya teman-teman dari Dit Tahti Polda Metro Jaya," ungkap Sugiarto. 

Diketahui, HS ditangkap di Perumahan Metro, Parung, Kabupaten Bogor pada Minggu (12/5/2019).

HS adalah sosok pria berjaket coklat yang berujar akan memenggal kepala Jokowi saat berdemo di depan Kantor Bawaslu RI ke Polda Metro Jaya, Sabtu (11/5/2019).

"Siap penggal kepala Jokowi. Insyaallah, insyaallah penggal kepala Jokowi. Jokowi siap kepalanya kita penggal," ujar HS dalam video yang beredar.

HS yang saat itu belum diketahui identitasnya pun dilaporkan oleh Relawan pendukung Joko Widodo yang tergabung dalam organisasi Jokowi Mania.

Laporan tersebut diterima dengan nomor registrasi LP/2912/V/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus.

HS dijerat pasal makar, yakni Pasal 104 KUHP dan atau Pasal 110 KUHP Tentang Tindak Pidana Makar dengan ancaman penjara seumur hidup. [] TRIBUNNEWS

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.