TamiangNews.com, SACRAMENTO -- Seorang penembak aktif menembaki banyak orang di sebuah festival makanan di California pada hari Minggu waktu Amerika Serikat (AS) atau Senin (29/7/2019) WIB. Polisi menyebut ada korban, sedangkan laporan media lokal menyatakan data sementara 11 orang terluka.

Foto : Sindonews
Data korban luka itu disampaikan para kru ambulans yang tiba di lokasi penembakan tak lama setelah serangan terjadi. Penembakan itu berlangsung pada hari terakhir Gilroy Garlic Festival, acara tiga hari tahunan di selatan San Jose.

Sejumlah video yang di-posting di media sosial menunjukkan para peserta festival berhamburan dalam kepanikan. Suara tembakan juga terdenger.

"Apa yang terjadi?," teriak seorang wanita yang terdengar dalam video tersebut, seperti dikutip Reuters. "Siapa yang menembak Gilroy Garlic Festival?."

Evenny Reyes, 13, mengatakan kepada San Jose Mercury News bahwa pada awalnya dia mengira suara tembakan adalah kembang api. Tapi kemudian dia melihat seseorang dengan kaki yang terluka.

"Kami baru saja pergi dan kami melihat seorang pria dengan bandana melilit kakinya karena dia tertembak," kata Reyes kepada surat kabar itu. “Ada seorang anak kecil terluka di tanah. Orang-orang melempar meja dan memotong pagar untuk keluar," ujarnya.

Didirikan pada 1979, Gilroy Garlic Festival menampilkan makanan, minuman, hiburan langsung, dan kompetisi memasak. Festival diselenggarakan oleh sukarelawan dan digambarkan sebagai festival makanan musim panas terbesar di dunia.

Lokasi festival berada di luar ruangan di Christmas Hill Park, di mana senjata apa pun dilarang.

Untuk memberikan suasana aman dan ramah keluarga, penyelenggara menolak siapa pun yang mengenakan pakaian atau perlengkapan yang menunjukkan keanggotaan dalam sebuah geng, termasuk klub motor.

Pihak penyelenggara festival belum bersedia berkomentar. Lokasi Gilroy Garlic Festival berjarak sekitar 48 km di selatan San Jose. [] SINDONEWS

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.