TamiangNews.com, BIREUEN -- Belasan remaja putri dan putra di Bireuen, terjaring dalam razia pakaian ketat.

Foto : Serambi
Razia yang digelar Sapol PP dan WH, berlangsung di jalan nasional Medan-Banda Aceh, tepatnya depan Kantor Bupati Bireuen, kawasan Cot Gapu, Senin (1/7/2019) sore.

Pantauan Serambinews.com, razia pakaian ketat tersebut juga ikut dibantu anggota TNI dari Subden POM 1-1/IM Bireuen, dan anggota Polsek Kota Juang.

Setiap masyarakat yang mayoritas remaja putri dan putra yang memakai pakaian ketat dan celana pendek, langsung dihentikan oleh petugas.

Bahkan beberapa pengendara sepeda motor yang memakai celana pendek dan cewek yang memakai celana ketat, berusaha menerobos razia.

Namun mereka berhasil dihentikan oleh petugas.

Mereka yang terjaring razia, langsung dibariskan di panggar kantor bupati. Selanjutnya, dicatat namanya dan dinasehati oleh petugas.

Bahkan ada yang datang orang tuanya membawa kain sarung untuk anaknya yang memakai celana ketat.

Komandan WH Bireuen, Usman Kelana kepada Serambinews.com mengatakan, mereka yang terjaring razia pakaian ketat, melanggar qanun syariat Islam tentang pakaian ketat atau tidak berbusana islami.

"Mereka kita nasehati dan memanggil orang tuanya, agar ke depan tidak lagi memakai pakaian ketat jika keluar dari rumah apalagi berkeliaran di jalan raya," tegas Usman Kelana. [] SERAMBI




Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.