TamiangNews.com, KARANG BARU - Sebanyak 750 Rumah Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di kabupaten Aceh Tamiang akan menerima bantuan pemasangan instalasi air bersih gratis, yang diselenggarakan di Aula Bappeda, jalan komplek perkantoran Kec, Karang Baru, Rabu (10/7).


Adapun bantuan tersebut berasal dari Kementrian Keuangan Republik Indonesia, pemasangan instalasi tersebut akan dimulai pada tanggal 20 Juli nanti dan hal tersebut disampaikan pada Rapat program hibah air minum perkotaan tahun 2019.

Dalam rapat tersebut dihadiri sekda Kabupaten Aceh Tamiang Basyaruddin, SH, Kabag hukum sekdakab, Ramadhani, SH, Sekretaris PUPR, Plt Dirut PDAM Tirta Tamiang Ir. Tengku Ibrahim, LSM LembAHtari, Sayed Zainal, SH.

Plt Dirut  PDAM Tirta Tamiang Ir. Tengku Ibrahim saat dikonfirmasi wartawan TamiangNews.com terkait program bantuan ini mengatakan bahwa Alokasi dana berupa hibah Sebesar Rp 2.250.000.000 ini bersumber dari APBN dengan target 750 Sambungan Rumah (SR) dan pemasangan saluran air minum ini khusus diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), jadi dengan adanya program ini, masyarakat berpenghasilan rendah tetap memiliki akses terhadap air bersih. 

Selain itu Plt Dirut PDAM Tirta Tamiang yang sering disapa Pak Boim ini juga sempat mengatakan bahwa kategori Masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) diambil dari data penerima manfaat PKH kabupaten Aceh Tamiang.

"Kita berharap antusias masyarakat dalam menerima hibah ini agar kedepannya pembayaran rekening itu lancar sehingga semua kontribusi air akan lancar itu yang pertama, dan yang kedua pada prinsipnya bantuan ini gratis untuk pemasangan, namun untuk iuran rekening masyarakat tetap bayar sebagaimana yang dipakai" imbuhnya.

Pada saat pemasangan SR Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) hanya dikenakan  Biaya Deposit sebesar 100 ribu rupiah untuk pembayaran iuran Awal Selama 2 bulan kedepan dan deposit dilakukan agar  memudahkan administrasi laporan kepemerintahan pusat dan bila  ketentuan administrasi ini berhasi dilaksanakan  maka baru dianggap berhasil 100% sehingga untuk tahun 2020, 2021 ditargetkan kabupaten Aceh Tamiang mendapatkan lebih banyak lagi Pemasangan SR Gratis dari Bantuan berbentuk Hibah ini.

Dilain Tempat, Direktur LSM  LembAHTari, Sayed Zainal, SH saat ditemui wartawan juga mengatakan  bahwa proses bantuan program hibah Air Minum perkotaan 2019 ini sedikit  berbeda dengan tahap sebelumnya, pelaksanaanya lebih terbuka dibandingkan tahun 2016.

"Dari pertemuan tadi yang dilaksanakan di aula Bappeda, Ada disepakati beberapa hal dan sangat jelas petunjuknya, arahnya jelas pelaksanaannya Bagaimana kemudian pekerjaannya bagaimana dengan aturan-aturan, kemudian di pengawasan ini juga ada keterlibatan unsur masyarakat sipil dari kita LSM, penting fungsinya controlling (pengawasan kontrol), agar ukuran target program air minum ini bisa tercapai, Apalagi PDAM Tirta Tamiang Juga bekerja sama dengan kejaksaan negeri sebagai panitia tim TP4D, jadi semuanya bisa diukur, kita hargai karena kalau ini bisa sukses September ini maka 2020 bisa turun lagi anggaran MBR ini untuk masyarakat yang tidak mampu" ungkapnya. []TN-W008

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.