TamiangNews.com, KUALASIMPANG -- Menindaklanjuti rencana Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, terkait  Rekayasa Lalulintas dikawasan Central Business District (CBD) Kota Kualasimpang merupakan bagian dari desain besar Penataan Kota Kualasimpang, setempat surati para pelaku usaha untuk ikut mendukung program kerja Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang.
Teks photo : Upaya pelaksanaan Rekayasa Lalulintas Tugu Tank Simpang Tiga Polsek Kota Kualasimpang dirobohkan

Ditulis dalam Surat Nomor : 510/302 tanggal 21 Juni 2019, hal penertiban kegiatan usaha yang diterima  TamiangNews.com bahwa sesuai Keterangan Izin Usaha Mikro Kecil (UMK) yang telah dikeluarkan pihaknya, kepada pengusaha untuk mendukung program kerja Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang terkait Rekayasa Lalulintas Jalan di Kecamatan Kota Kualasimpang, 

Dimintakan kepada pelaku usaha yang izinnya penjualan Spare Part Kendaraan bermotor roda 2 dan roda 4 agar tidak melakukan kegiatan Perbengkelan di lokasi usaha.

Para pelaku usaha agar menghentikan kegiatan perbengkelan dilokasi usaha
paling lambat tanggal 27 Juni 2019
untuk tidak menggunakan Jalur Pedestrian (alur pejalan kaki) sebagai tempat berjualan, tulis surat itu.

Sementara itu Camat Kualasimpang Aulia Azhari, S.STP ditanya TamiangNews.com via telpon selularnya Kamis (27/6) membenarkan adanya rencana penertiban, " benar kami sudah memberitahukan kepada pengusaha untuk ridak membuka usaha diluar izin yang dikeluarkan".

Kami bukan minta persetujuan mereka tapi minta mereka tidak membuka usaha diluar izin yang dikeluarkan, yang jelas penertiban ini akan dilakukan besar besaran karena satu saja tidak selesai ditertibkan kegiatan Rekayasa lalulintas tidak bisa dilaksanakan, jawabnya.[]TN-W007

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.