TamiangNews.com, KARANG BARU -- Berawal dari Informasi yang berkembang di masyarakat, Puluhan Sapi Bantuan Pemerintah yang Bersumber dari Dana APBN diduga dijual oleh salah satu kelompok ternak yang beralamat di Desa Kaloy Kecamatan Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (20/6).

Foto : Ilustrasi
Dengan mendapat informasi tersebut tim wartawan TamiangNews.com mencoba menelusuri kebenaran tentang isu tersebut, dengan cara mengkonfirmasi Kepada Pihak Dinas.

Ketika dikonfirmasi terkait penjualan sapi bantuan tersebut, Kepala dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan M Yunus, SP melalui kepala bidang Peternakan M.Nasir mengatakan bahwa benar telah terjadi penjualan sapi bantuan sebanyak 19 ekor, jenis Brahman Cross pada Bulan Maret 2019 ini.

Namun, alasan penjualan sapi bantuan tersebut dikarenakan pihak kelompok ternak merasa bahwa Sapi Bantuan tersebut sudah tidak bisa lagi berproduksi dikarenakan terjadinya penyempitan pada Rahim sapi.

" Iya Benar kita diberitahukan anggota kita bahwa salah satu kelompok ternak yang berada di desa Kaloy telah menjual 19 ekor sapi dari 25 ekor, dan menurut laporan anggota kita yang bertugas disana masih ada tersisa 4 ekor Brahman cros, tetapi para kelompok tersebut telah menggantikan sapi yang dijualnya dengan membeli sapi lokal sebanyak 19 ekor juga plus anak sapi 13 ekor, menurut kita itu tidak menyalahi aturan tetapi yang kita sesali adalah mengapa setelah dijual baru konfirmasi ke kita, seharusnyakan konfirmasi dulu setelah diizinkan baru bisa dijual", ungkap sang Kabid.

Padahal selama ini pemerintah pusat maupun daerah, baik melalui alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) provinsi maupun kabupaten dan kota serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara selalu menyalurkan bantuan kepada para petani dengan jenis sapi yang bermutu. [] TN-W008

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.