TamiangNews.com, KUALA SIMPANG - Penggunaan Gas LPG 3 Kg bersubsidi di Kabupaten Aceh Tamiang, masih banyak yang tidak tepat sasaran, di beberapa lokasi berbeda Tabung yang dijuluki simelon ini sering terlihat dibeberapa rumah makan ternama ataupun Rumah Oknum Pejabat yang diduga tidak berhak menggunakanya.


Tak dapat dielak, Akhirnya Salah satu Rumah makan ternama di Tamiang beserta 10 Tabung Gas LPG bersubsidi sempat didokumentasikan oleh seorang Netizen Media Sosial Facebook, sehingga viral dan menjadi bahan perbincangan di dunia maya.


Dalam Akun Facebook yang berinisial (AML) yang di Upload Sabtu (23/6) tersebut, selain memaparkan Hasil jepretannya juga sempat menanyakan pendapat kepada Netizen lainya melalui Status yang tertulis.


"Apakah di perbolehkan rumah makan menggunakan dan membeli gas 3 kg dalam jumlah banyak???

Sementara semua konsumen di daerah mempermasalahkan sulit nya memperoleh gas yg bersubsidi, atau untuk rakyak miskin.???," ungkapnya.


Alhasil dalam Kejadian tersebut berbanding terbalik dengan Pasal 20 Ayat (2) Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral nomor 26 tahun 2009 tentang Penyediaan dan Pendistribusian LPG.


Mengatur bahwa LPG ukuran 3 kg merupakan LPG tertentu yang mempunyai kekhususan karena kondisi seperti penggunaan, kemasan, volume atau harganya masih diberikan subsidi dan diperuntukkan bagi konsumen rumah tangga dari golongan menengah ke bawah dan usaha mikro dengan kriteria tertentu.


Adapun pengawasan atas pelaksanaan distribusi LPG 3 kg juga sudah diatur dalam Permen ESDM No. 26 Tahun 2011. Bahkan, pemerintah telah pula membentuk Tim Pengawasan Penyediaan dan Pendistribusian Elpiji 3 kg sebagaimana dalam ketentuan Pasal 33 Permen ESDM No. 26 Tahun 2011 itu.[] TN-W008

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.