TamiangNews.com, BALI -- Tim SAR Denpasar menutup operasi pencarian terhadap turis asal India bernama Kausal  Aditia (23) di kawasan wisata Dream Beach, Nusa Lembongan, Kabupaten Klungkung, Selasa (14/5). 

Foto : Kumparan
Aditia digulung ombak saat asyik selfie di tebing yang akrab disapa dengan Devil Tear's ini bersama rekannya Agrawal, Selasa (7/5) lalu. 

Humas Kantor Pencarian Dan Pertolongan Denpasar, I Made Krisna Maharta mengatakan, pencarian Aditia dihentikan berdasarkan Undang–Undang Republik Indonesia No. 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan yakni Bab VI pasal 34 ayat 1. Dalam pasal itu disebutkan pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan di lakukan dalam jangka waktu paling lama 7 hari.

"Setelah pencarian selama 7 hari dan upaya koordinasi dengan pihak terkait termasuk keluarga korban telah dilakukan, maka disepakati Operasi SAR ditutup pada tanggal, 13 Mei 2019 pukul 18.00 Wita," kata Krisna. Krisna menegaskan pencarian dapat dibuka kembali apabila ada permintaan dari pihak keluarga atau informasi baru atau tanda-tanda Aditia ditemukan. 

Selain itu, saat ini pihak Duta Besar India untuk Indonesia di Bali juga tengah berkoordinasi dengan Tim SAR Denpasar. 

"Tadi baru koordinasi ke Dubes Indianya, untuk perkembangannya belum saya update," imbuh dia. 

Seperti diketahui, Aditia dan temannya Agrawal Kshitiz (24) pergi bersepeda motor ke kawasan wisata Dream Beach pada Selasa (7/5). Setiba di sana, dua sohib itu ingin mengabadikan keindahan laut dari tebing. Mereka swafoto.

Namun ombak besar datang dan menggulung keduanya. Sejumlah pengunjung yang berada di lokasi langsung menolong Aditia dan Agrawal. Warga berhasil menyelamatkan Agrawal tapi kehilangan Aditia. Keluarga Aditia pun sempat  ikut mencari dengan menyewa sebuah helikopter. Namun, hingga saat ini, Aditia tidak ditemukan. [] KUMPARAN

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.