TamiangNews.com, KARANG BARU -- Habis Manis Sepah Dibuang, hasil diambil mereka dicampakkan, entah apa yang ada dibenak pimpinan daerah ini, tercatat sejak KDH Kabupaten Aceh Tamiang di Pimpin oleh H Mursil,SH.MKn, berpasangan yang dianggap tokoh Agama daerah ini yakni T Insyafuddin, keadaan tidak hanya APBK yang terkupak kapik, jatah Atlet yang telah berprestasi dan mengharumkan nama Bumi Muda Sedia dikancah Pekan Olahraga Aceh (PORA) ke-XIII yang berlangsung 18-25 November 2018, di Kota Jantho Kabupaten Aceh Besar terkesan dilupakan.


Foto : Ilustrasi
Celoteh tersebut diatas bukan tanpa dasar, pasalnya disebut-sebut hingga saat ini Bonus yang dijanjikan Pemkab Aceh Tamiang untuk atlet yang berhasil meraih medali pada even 4 tahunan itu tak kunjung cair. Padahal pada even tersebut para atlet telah bersusah payah tanpa mengenal lelah meski dengan anggaran yang minim, mereka tetap berpacu untuk meraih medali, bahkan rasa sakit, hingga tetesan darah tidak mereka hiraukan demi meraih asa untuk dipersembahkan bagi daerah.

Mereka telah membuktikan, dengan berhasil meraih 11 Medali Emas, 20 Medali Perak, 17 Medali Perunggu dengan total 48 Medali dan finis di urutan ke 12 Klasemen akhir dari 23 Kabupaten/Kota pada ajang olahraga terakbar di Provinsi Aceh itu. 

Torehan medali itu juga berhasil memperbaiki peringkat Aceh Tamiang, dimana pada PORA tahun 2014 di Kabupaten Aceh Timur, kontingen Aceh Tamiang hanya finis diurutan ke 16 klasemen akhir dengan perolehan medali 6 Emas, 16 Perak, 25 Perunggu dengan total 47 Medali. 

Namun pil pahit harus diterima para atlet, semua keberhasilan yang telah mereka persembahkan untuk Aceh Tamiang terkesan tidak dihargai. Ini terbukti, sejak kepulangan para atlet pada 4 bulan yang lalu, Pemkab Aceh Tamiang tidak terpikir untuk menjamu dan mengucapkan terimakasih atas prestasi yang berhasil diraih. 

Hal itu diperparah dengan bonus yang dijanjikan hingga kini hanya harapan semu yang dihembuskan bak sebuah fatamorgana, ironisnya lagi Bupati melihat kami saja sekarang ini dengan ekor mata, mungkin takut ditagih janjinya yang terkesan Latah.

Menanggapi hal tersebut, Plt Kadisparpora Aceh Tamiang, Yetno yang dikonfirmasi TamiangNews, Senin (20/05), mengatakan untuk bonus atlet memang sudah ada di APBK tahun 2019 senilai 200 juta, namun anggaran tersebut memang dinilai tidak mencukupi jika harus dibagi-bagi sesuai perolehan masing-masing medali, makanya dananya belum ditarik, hal ini sesuai permintaan dari masing masing ketua cabor bersama Ketua KONI yang meminta adanya penambahan bonus bagi mereka yang sudah berprestasi.

Oleh sebab itu, kata Yetno, kita sarankan agar KONI Aceh Tamiang melakukan rapat untuk kembali mengusulkan anggaran tambahan bonus atlet pada APBK-P tahun 2019. "Kita persoalkan kenapa bonus atlet belum juga cair, namun yang terpenting saat ini kita upayakan bersama agar bonus yang diberikan sesuai prestasi dan usaha para atlet," pungkasnya.

Terkait masalah uang bonus tersebut belum diserahkan kepada atlet, menurut Yetno tidak bisa ditarik dua kali makanya uang tersebut masih ada direkening supaya nantinya bisa ditarik sekaligus tidak boleh ditarik terpisah pisah harus sekali tarik yakni setelah selesai pengesahan APBK-P 2019 yang akan datang. [] TN-W007

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.