TamiangNews.com, LHOKSUKON -- Puluhan kotak suara di balai desa Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara ditemukan pada 24 April sudah dirusak diduga dilakukan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) setempat untuk menggelembungkan suara.


Foto : Serambinews
Kotak suara tersebut berisi rekap dan berbagai form.

Pasalnya setelah ditemukan kabel ties kotak suara rusak, suara untuk caleg Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Nasdem pada form C1 berkurang.


Sedangkan jumlah suara untuk caleg dari partai lain bertambah dalam jumlah bervariasi.


“Awalnya kami mendapat informasi dari saksi adanya kotak suara di balai desa sudah rusak. Kemudian kami mendatanginya untuk memastikan informasi tersebut, ternyata benar," ujar Koordinator Daerah Pemilihan (Dapil) VI PKS, Zulkifli kepada Serambinewa.com, Minggu (28/5/2019).


"Ada puluhan kotak suara DPRK, DPRA, dan tingkatan lainnya sudah dirusak kabel tiesnya. Hanya sebagian kecil yang masih tersegel,” kata Zulkifli. 


Padahal, kata Zulkifli, pleno sudah diadakan pada 20-22 April.


Kemudian pihaknya melaporkan kejadian tersebut kepada Panitia Pengawas Kecamatan.


“Lalu setelah diperiksa form C1, ternyata rekap suara pada nama caleg kami sudah berkurang. Lalu pada caleg lain sudah bertambah. Suara yang ditambah bervariasi. Misalnya 35 jadi 105,” ujar Zulkifli.


Disebutkan, suara yang ditambah tersebut dari caleg PKS atas nama Mawardi dialihkan ke caleg lain.


Setelah mendapat informasi tersebut, pihaknya kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Panwaslih Aceh Utara.


“Tadi saya langsung ke Mapolres Aceh Utara dan juga ke Kantor Panwaslih Aceh Utara untuk melaporkan kejadian tersebut. Tapi, karena hari Minggu sehingga kami disarankan untuk kembali lagi besok,” kata Zulkifli.


Ditambahkan, setelah ditelusuri ternyata terjadi penggelembungan suara bukan hanya di satu desa, tapi mencapai 13 desa.


“Bahkan tidak menutup kemungkinan di kecamatan lain, seperti di Jambo Aye, dan Baktiya. Tapi kami sedang menelusurinya untuk memastikannya. Kami berharap nantinya kasus ini segera proses,” ujar Zulkifli.


Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Seunuddon, Suherman menyebutkan sedang memperbaiki kesalahan pendataan rekap suara, dan sudah meminta rekomendasi dari panwas untuk perekapan kembali.


“Saya juga sudah menerima laporan dari pihak PKS dan Nasdem terkait kesalahan rekap suara, karena itu kami akan memperbaiki data yang keliru sebelum pleno kabupaten,” katanya.


Disebutkan, pleno untuk rekap suara sudah diadakan. Karena itu setelah pihaknya memperbaiki data tersebut akan memanggil saksi untuk meneken form dan juga mengundang Panwaslih, sehingga tak ada yang merasa dirugikan.


“Kami sudah dipanggil polisi untuk diklarifikasi, dan polisi meminta kami memperbaiki data kembali,” kata Ketua PPK Seunuddon. [] SERAMBINEWS


Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.