TamiangNews.com, BANDAR PUSAKA -- Bupati Aceh Tamiang, H Mursil, resmikan Balai Adat di Kampung Pantai Cempa,  Kecamatan Bandar Pusaka pada Sabtu, 07/04/2019 kemarin.



Bangunan Balai Adat tersebut merupakan bantuan yang diberikan oleh Forum Konservasi Louser (FKL) Aceh kepada masyarakat Kampung Pantai Cempa, bertujuan sebagai tempat yang dapat digunakan masyarakat untuk melakukan pertemuan, sehingga Balai Adat itu nantinya juga dapat digunakan untuk melakukan diskusi dalam hal menjaga dan menumbuhkan Kearifan budaya lokal. 

Di kesempatan itu, Bupati Aceh Tamiang, H Mursil, dalam sambutannya mengatakan, manusia wajib menjaga dan melestarikan hutan, karena hutan merupakan sumber kelangsungan hidup bagi segala jenis ekosistem, seperti, hewan dan tumbuhan. 

Mursil menilai, terjadinya bencana alam, seperti, banjir dan tanah longsor adalah akibat dari tangan-tangan jahil serta keserakahan manusia. "pembalakan liar oleh masyarakat dan pengusaha terus dilakukan, tanpa memikirkan dampak bagi jutaan manusia serta makhluk hidup lainnya, yang akhirnya bencana banjir dan tanah longsor serta angin kencang pun sering terjadi," katanya 

Alhamdulillah, katanya lagi, Allah Swt masih menyayangi dan melindungi masyarakat di Aceh Tamiang ini, terbukti dengan tidak pernah terjadi bencana alam di Bumi Muda Sedia selama ini. 

Mursil juga memberikan apresiasi kepada FKL, serta menyampaikan ucapan terima kasih, karena kehadirannya di tengah - tengah masyarakat dalam upaya membantu dan memberikan edukasi tentang pelestarian alam. "kami mengucapkan terima kasih kepada FKL, FKL berbeda dengan Forum atau Lembaga lainnya, FKL hadir membawa uang dan program untuk diberikan ke masyarakat, terbukti dengan membantu membangun Balai Adat di Kampung ini, yang lain kebanyakan hanya mencari uang," ucapnya 

Ia berharap, FKL dapat terus bersinergi dengan masyarakat, dalam membantu, membina, serta memberikan edukasi dan advokasi kepada masyarakat dalam menjaga dan mengelola hutan. Begitu halnya dengan masyarakat, agar terus menjaga kelestarian hutan, agar tidak terjadi bencana yang tidak diinginkan. [] TN-W016

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.