TamiangNews.com, JAKARTA -- Menjaga kebersihan area kewanitaan diperlukan perhatian khusus. Pasalnya, jika cara yang digunakan salah dapat menyebabkan berbagai permasalahan kesehatan reproduksi. Keputihan misalnya.


"Keputihan merupakan salah satu symptom adanya permasalahan dalam organ reproduksi perempuan. Keputihan yang tidak segera ditangani dengan baik juga berisiko mengakibatkan berbagai masalah sampai dengan infeksi menular seksual," ujar aesthetic gynaecologist, dr Dinda Derdameisya Sp.OG saat peluncuran Andalan Feminine Care Intimate Wash di Jakarta.

Pada dasarnya ada beberapa cara untuk menjaga kebersihan area kewanitaan dengan benar. Pertama adalah selalu membasuh area kewanitaan menggunakan air bersih. Selanjutnya, rajin mengganti underwear minimal dua kali sehari dan pada saat area kewanitaan sedang lembab.

"Kalo aktivitas tinggi, sering olahraga, lebih sering ganti pakaian dalam, dua kali sehari. Lebih sering lebih baik," jelasnya. 

Pastikan juga memilih bahan underwear atau celana dalam yang memiliki sirkulasi udara baik dan tidak menimbulkan iritasi. "Perhatikan juga kain atau bahan celana dalamnya. Pilih kain yang terbuat dari katun, jangan yang ketat biar sirkulasi baik. Intinya menjaga kelembapan," tambahnya.

Terkahir, yang tidak kalah penting adalah gunakan produk feminine hygiene yang tepat dengan kandungan prebiotics dan bahan alami serta memiliki pH balance berkisar antara 3,5 - 4,9 sehingga aman dan mampu memberikan manfaat bagi kesehatan area kewanitaan. 
"pH di vagina itu asam jadi asam itu gunanya untuk mencegah bakteri, jamur dan parasit tumbuh. Karena itu vagina harus dipertahankan asamnya. Kalo pakai air atau sabun (membersihkan vagina) bikin pH vagina normal dan buat kuman, bakteri berkembang jadi pH vagina harus dijaga," tandasnya. [] SINDONEWS

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.