TamiangNews.com, KUALASIMPANG -- Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia (ATR/BPN-RI), Sofyan A Jalil, targetkan pada 2025 seluruh tanah masyarakat Indonesia sudah disertifikatkan. 


Hal itu disampaikan-nya saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Aceh Tamiang pada Sabtu (02/03) kemarin, dalam agenda penyerahan Sertifikat Aset Pemerintah Daerah dan Tanah Wakaf secara langsung kepada pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Tamiang

"Kita punya target menjadikan BPN lebih baik dan akan menyertifikatkan seluruh tanah milik masyarakat Indonesia. Kami punya target 2025 kalau Tuhan mengizinkan Insyaallah seluruh tanah di Indonesia akan didaftarkan dan disertifikatkan," 

Sofyan menjelaskan pemerintah akan terus berupaya memenuhi hak rakyat memliki sertifikat tanah. Pada 2017, pemerintah berhasil mengeluarkan produk Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sebanyak 5,4 juta sertifikat.

"Angka itu meningkat di 2018 hingga menjadi 9 juta sertifikat. Sedangkan untuk tahun ini, Kementrian ATR/BPN menargetkan 11 juta sertifikat tanah rakyat", katanya lagi 

Menurut Sofyan, kepemilikan sertifikat tanah sangat penting direalisasikan untuk meminimalisir sengketa tanah. Oleh sebab itu, Presiden memerintahkannya agar secepat mungkin menyelesaikan pengeluaran sertifikat dan mendaftarkan seluruh tanah milik rakyat.

Sofyan A Jalil juga menilai selama pemerintahan Jokowi, banyak perubahan yang telah dirasakan, mulai dari infrastruktur, permasalahan sertifikat tanah bagi masyarakat, serta ganti untung kepada masyarakat atas tanah yang terkena pembangunan jalan tol. [] TN-W016

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.