TamiangNews.com, TUNIS -- Pemerintah Arab Saudi menolak keputusan sepihak Presiden Amerika Serikat (AS) soal kedaulatan Israel atas Yerusalem dan Dataran Tinggi Golan. Penolakan itu disampaikan Menteri Luar Negeri Ibrahim al-Assaf dalam pidato pembukaan selama sidang tingkat menteri menjelang KTT Liga Arab yang digelar hari Minggu (31/3/2019) di Tunisia.

Foto : Sindonews
"Kerajaan menolak tindakan apa pun yang memengaruhi status historis Yerusalem," katanya. "Kami (Arab Saudi) mendukung integritas wilayah Suriah dan solusi politik berdasarkan dialog antara oposisi dan rezim."

Penolakan Saudi atas status baru Dataran Tinggi Golan sebagai wilayah Israel itu sebelumnya telah disampaikan pemerintah Kerajaan. Assaf lebih lanjut mencatat bahwa Kerajaan Arab Saudi ingin menyatukan oposisi Suriah sebelum pembicaraan dengan rezim Suriah.

Adapun perang yang sedang berlangsung di Yaman, Menlu Assaf mengatakan; "Kami menganggap Iran bertanggung jawab penuh atas apa yang terjadi di Yaman."

Dia juga menegaskan kembali dukungan negaranya pada upaya PBB dan utusan PBB di Yaman, Suriah dan Libya.

"Kami menolak campur tangan Iran dan milisinya di sejumlah negara Arab," ujarnya. Menurutnya, rudal balistik Iran menjadi ancaman bagi keamanan regional dan internasional.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Liga Arab Ahmed Aboul Gheit menyerukan solusi politik untuk konflik di Suriah, Libya, dan Yaman.

Gheit juga menolak pengakuan sepihak Trump soal status Dataran Tinggi Golan. "Golan adalah tanah Suriah," katanya.

Sikap serupa disampaikan Menteri Luar Negeri Tunisia Khemaies Jhinaoui."Keputusan Trump tentang Golan yang diduduki adalah batal demi hukum dan tidak memiliki efek hukum," ujarnya.

"Kami akan bekerja dengan negara-negara Arab lainnya untuk menahan dampak keputusan AS yang mengakui kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan," imbuh dia.

Mengutip Reuters, Sabtu (30/3/2019), para menteri luar negeri dari 22 negara Liga Arab akan mengadakan pertemuan di Tunis untuk KTT hari Minggu. [] SINDONEWS

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.