TamiangNews.com, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo atau Jokowi menjanjikan kenaikan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) akan direalisasikan mulai April mendatang, plus rapel gaji ke-13 dan ke-14. Hal itu disampaikan Jokowi, menanggapi sejumlah PNS yang menagih janji kenaikan gaji.

Foto : Ilustrasi
Presiden Jokowi menyampaikan hal itu, di sela peresmian Tol Bakauheni-Terbanggi Besar di gerbang tol Natar, Kabupaten Lampung selatan.

“Ini PP-nya baru disiapkan. Saya kira ini Maret ini akan selesai, sehingga awal april nanti sudah bisa diberikan kenaikan itu kepada Bapak Ibu sekalian. Dirapel  plus gaji 13 dan 14, tapi bulan berikutnya menjelang lebaran,” kata Jokowi, Jumat (8/3).

Sebelumnya, Jokowi mengaku ditagih janji kenaikan gaji oleh sejumlah PNS yang menyambutnya setiba di lokasi acara peresmian jalan tol. 

“Tadi di sana, waktu saya salam-salaman, ada yang menanyakan kepada saya, ‘Pak ini PNS gajinya naiknya  kapan?’ Saya Jawab, ‘Iya saya bilang saya ngerti’,” ujarnya.

Sebelumnya, pemerintah telah menganggarkan kenaikan gaji PNS, TNI, dan Polri dalam APBN tahun 2019 rata-rata sebesar 5 persen. Untuk pelaksanaan undang-undang APBN tersebut, masih harus dibuatkan Peraturan Pemerintah atau PP selaku aturan turunannya.

Selain PNS serta anggota TNI dan Polri aktif yang akan menerima kenaikan gaji, para pensiunan juga akan menerima kenaikan yang sama.

Kementerian PAN RB mengaku, draft RPP kenaikan gaji dan pensiun tersebut sudah rampung pada akhir Januari lalu. Selanjutnya, Kemen PANRB mengajukannya kepada Presiden melalui Kementerian Sekretariat Negara. [] KUMPARAN

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.