TamiangNews.com, KARANG BARU -- Sekdakab Aceh Tamiang Basyaruddin SH membuka Acara Dialog Publik Forum Silaturahmi Mahasiswa Aceh (FORSIMA) dengan Tema "Kita Bela Negara Kontribusi Aceh Terhadap Bangsa Indonesia"  bertempat di Aula Sanggar Kesenian Budaya (SKB) Komplek Kantor Bupati Atam Desa Bundar Kecamatan Karang Baru Aceh Tamiang, Kamis (21/3).


Dalam sambutannya Sekda Basyaruddin,SH membacakan sambutan Bupati Mursil, SH. MKn menyampaikan. "Sebagai warga negara kita wajib mempertahankan dan membela NKRI dari ancaman yang sewaktu-waktu dapat mengganggu, Kesadaran bela negara terhadap semua warga negara harus ditumbuhkan agar negara ini semakin kuat".

Di zaman sekarang ini ancaman terhadap kedaulatan banyak datang dari dalam bentuk ekonomi budaya tehnologi energi dan sebagainya.

"Kontribusi Aceh terhadap bangsa indonesia tidak dapat kita pungkiri bahwa peran aceh sebagai daerah modal telah menjadi bidang bagi perjuangan indonesia. Aceh sudah banyak memberikan kontribusi bagi bangsa indonesia, tanpa Aceh Indonesia masih terlunta lunta dalam keterpurukan", ucap Sekda.

Rakyat Aceh adalah contoh perjuangan Kemerdekaan seluruh Rakyat Indonesia, adapun kontribusi Aceh untuk Indonesia diantaranya. Aceh menjadi donatur Indonesia dimasa perjuangan. Rakyat Aceh patungan lalu membelikan Indonesia pesawat terbang di Seulawah. Peran penting radio Rimba Raya. Menyumbang emas Monas sebagai lambang kedigdayaan bangsa.

"Kami berharap dengan dialog ini menjadi momentum yg baik untuk kita bersama dalam menjaga keutuhan NKRI karena itulah kehidupan berbangsa dan bernegara agar bisa terus tumbuh dan utuh", kata Sekda.

Selain dihadiri Sekda kab.Atam Basyaruddin,SH, juga hadir Ketua DPRK Atam Fadlun, SH, Anggota DPRA Nurzahri, ST, Danramil 02 / KRB Kapten Inf. Arif Bima Tejo, Ketua Umum Forsima Chaidir. S. Sos, Ketua Forsima Kab. Atam Khairul Fadli, SE, Hukum Pengamat. M. Iqbal, SH. MH, Perwakilan Mahasiswa/ Wi Pemko Langsa dan Kab. Atam. [] TN-W007

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.