TamiangNews.com, KARANG BARU -- Datok Penghulu Kampung Tupah Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang, diduga telah dimanfaatkan Oknum yang menjual nama Gubernur Aceh Non Aktif Drh.Irwandi, meminta sejumlah uang berdalih biaya Administrasi untuk Pembangunan Rumah warga Miskin di Desanya. 


 Foto : Saed Saifullah
Menurut Datok Penghulu Sagino, yang dikonfirmasi TamiangNews dirumahmya Senin (25/2) memgatakan apa yang dia tawarkan kepada warga itu berdasarkan apa yang ditawarkan oleh orang yang mengaku bernama Saed Syaifullah, sejak sebelum bulan puasa tahun 2018 lalu, ungkap Datok, Pembangunan Rumah Duafa itu memang sangat diharapkan warga miskin di kampungnya, dirinya berani menawarkan itu karena ada tawaran dari yang mengaku bernama Saed Syaifullah yang mengaku Orang Dekat Gubernur Aceh Non Aktif.

Menurut Datok Sagino, orang yang mengaku bernama Saed Syaifullah menawarkannya sebanyak 5 unit rumah, dengan membayar biaya Administrasi berkisar Rp.2,5 juta per unit, ironisnya uang tersebut harus disediakan dalam waktu 1x24 jam, jika tidak, bantuan tersebut akan dialihkan kepada warga lain.


Foto : Datok Penghulu saat dikonfirmasi awak meda dirumahnya
Warga yang telah dijanjikan dibangun rumah dengan segala upaya mereka melengkapi persyaratan tersebut dan mencari uang walaupun kami mendapatkan uang harus berhutang disana sini, demi mendapatkan bantuan rumah yang ditawarkan. Namun harapan yang dijanjikan oleh orang yang mengaku bernama Saed Syaifullah yang mengaku orang dekat Gubernur Aceh Non Aktif, sejak sebelum bulan puasa tahun 2018 hingga dengan hari ini belum teralisasi.

Datok Sagino mengakui warga menyerahkan uang Administrasi untuk pengurusan pembangunan rumah duafa melalui Ketua LKMK M.Nasir, malam hari dirumahnya, sebelum bulan puasa tahun 2018 lalu.

Datok Penghulu Kampung Tupah membenarkan adanya kutipan uang sebesar Rp2,5 juta tersebut yang diarahkan oleh orang yang mengaku bernama Saed Syaifullah yang langsung ditransfer ke rekening norek 1580000563361 Bank Mandiri atas nama Saed Syaifullah oleh Ketua LKMK Kampung Tupah, M.Nasir, termasuk biaya pembuatan pagar Masjid Rp3 juta, yang jelas uang yang dikirimkan ke orang yang mengaku bernama Saed Syaifullah Rp18,5 juta ungkap Datok Sagino. [] TN-W007

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.