TamiangNews.com, KARANG BARU -- Setelah sempat menjadi buah bibir warga terhadap pengadaan mesin Air Pipanisasi Kampung Aras Sembilan Kecamatan Bandar Pusaka Aceh Tamiang yang diduga asal jadi, akhirnya diganti dengan Mesin Air Pabrikkan bukan Seken Hand.


Demikian disampaikan Fahmi Bendahara Kampung Aras Sembilan merangkap Rekanan Pengadaan Mesin Air, kepada TamiangNews.com melalui telpon selularnya, Kamis (14/2).

Menurut Fahmi, anggaran kegiatan Pompanisasi bersama Mesin Air menggunakan APBN (ADD) tahun 2017 yang disilpakan ke tahun 2018 sebesar Rp 199.000.000. Sedangkan untuk rumah mesin Rp 24.000.000.

Diakui Fahmi, awalnya mesin tersebut benar mesin bekas merek Fuso dengan harga Rp 24 juta, karena tidak berfungsi tidak dapat menaikkan air ke bak penampungan air untuk dikonsumsi warga, Datok Penghulu bersama perangkat desa lainnya sepakat untuk menganti mesin itu dengan mesin pabrikan (mesin baru) bukan seken.

BACA JUGA : Kegiatan Pipanisasi Tak Kunjung Selesai, Warga Aras Sembilan Kecewa Terhadap Datok Penghulu

Terkait masalah anggaran diakui Fahmi dia tidak bisa bilang apa apa lagi karena sudah terjadi seperti ini kita harus bertanggungjawab dengan masyarakat, karena ini harapan masyarakat, desa memiliki mesin air dan pipanisasi dengan menggunakan DD, karena selama ini warga sangat sulit untuk mendapat kan air bersih, dalam waktu dekat ini meain tersebut diganti dengan meain pabrikkan, papar Fahmi.

Dijelaskan Fahmi, rencana  pergantian mesin air ini dengan mesin baru belum diketahui oleh warga, ini semua inisiatif kami menggantinya dengan yang baru, masalah rumah mesin yang sudah selesai dibagun, nanti untuk mengeluarkan mesin lama digantikan dengan mesin baru kami menggunakan kren untuk menggangkatnya, tutup Fahmi diujung sana. [] TN-W007

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.