TamiangNews.com, BANDA ACEH -- Setelah berhasil meraih juara pada seri Aceh Kompetisi Dreams Come True (DCT) U-14 pada 28-30 Desember 2018 yang diselenggarakan oleh Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLiSPI) Kabupaten Aceh Tamiang, SSB Garda Tamiang Kabupaten Aceh Tamiang terancam gagal mengikuti Seri Nasional DCT U-14 yang direncanakan akan digelar di Lembang, Jawa Barat, pada 23-28 Januari 2019.


Hal tersebut dikatakan Ketua BLiSPI Kabupaten Aceh Tamiang, Saiful Alam SE, kepada media ini Kamis (10/01) di SMEA Kantin Coffe Banda Aceh. Menurutnya saat ini belum ada kepastian bantuan dana baik dari Pemerintah Provinsi Aceh maupun Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, sehingga terancam gagal mewakili Aceh pada Seri Nasional.

Padahal, kata Saiful Alam, momentum ini sangat penting untuk di support, karena pada seri nasional nanti akan ada 2 Legenda Tim Nasional yang akan memantau bakat para pemain.

"Ada Firman Utina dan Bima Sakti yang saat ini menjadi pelatih Timnas U-15, dan nanti mereka langsung yang akan memantau talent yang akan mewakili Indonesia sebagai Timnas Pelajar ke China," sebut Saiful Alam yang juga salah seorang Wartawan.

Selain itu, saat ini pihaknya sedang mengupayakan untuk memohon bantuan dari Pemerintah baik Provinsi maupun Kabupaten. "Kami terus upayakan, kalaupun nanti tidak dibantu pemerintah, kami terpaksa menggelar aksi meminta dana di jalan-jalan," kata Saiful Alam.

Sementara Anggota DPRA Asal Aceh Tamiang, Asrizal H Asnawi, yang ditemui media ini mengatakan, mengikuti kompetisi di tingkat nasional merupakan mimpi setiap anak, tidak terkecuali untuk anak-anak SSB Garda Tamiang, sehingga pemerintah selaku orang tua harus mensupport penuh untuk keberangkatan mereka.

Selain itu, kata Asrizal, kompetisi ini juga sebagai bentuk pencegahan terhadap bahaya n@rkoba, Jadi tidak ada alasan untuk kita tidak dukung, jangan setelah mereka berhasil baru diakui mereka itu anak anak kita, sekarang mereka memerlukan bantuan kita wajib bantu dan mendukung mereka agar sukses di Lembang meraih mimpi menuju Cina. [] TRIBUNNEWS

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.