TamiangNews.com, SPORT -- Para penikmati olahraga off-road bisa bersuka cita. Setelah absen setahun lebih, ajang Indonesia Off-road eXpedtion (IOX) digelar lagi 2019 ini dan bertempat di pulau Sumatera.

Foto : Detiksport
Ajang tahunan ini sebenarnya sudah dihelat sejak 2012 dan rutin diadakan hingga 2017. Terakhir kali rute Celebes (Sulawesi) Kendari-Makassar setelah OX 2012 Bukit Tinggi-Palembang, IOX 2013 Sabang-Medan, IOX 2014 Lahat-Monas, IOX 2015 Jakarta-Surabaya, IOX 2016 Yogyakarta-Bali.

Tapi ajang itu absen tanpa sebab tahun lalu sebelum akhirnya "dihidupkan" kembali tahun ini dengan nama IOX 2019 Andalas. Petualangan off-road bergengsi ini akan diikuti 81 kendaraan 4x4 dan 74 motor dengan total 400 orang.

Peserta start dari Medan tanggal 9 Februari dan Finish tanggal 24 Februari di Bukit Tinggi setelah menempuh jarak 1.400 Km selama enam hari. Pada IOX 2019, peserta akan diuji kemampuan fisik, mental dan kendaraannya untuk menembus rute-rute super ekstrim di dua provinsi yaitu di Sumatera Utara dan Sumatera Barat sekaligus menikmati wisata alam dan budayanya yang indah.

Untuk lebih memperkenalkan ajang ini, akhir pekan lalu bertempat di Epicentrum Kuningan, Sabtu (26/1/2019), digelar acara jumpar pers yang dihadiri Ketua Klub Off-road IOX. Sri Hascaryo, yang akrab disapa Yoyok. Dia ditemani Ketua Indonesia Offroad Federation (IOF) Irjen Pol Drs H Sam Budigusdian, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Heru Winarko, dan Ketua Dewan Pembina IOX Jenderal (Pur) Rusmanhadi yang juga merupakan mantan Kapolri.

"Setelah absen setahun, kami memang mengadakan lagi ajang ini dan diharapkan untuk edisi kali ini lebih seru karena medannya menantang," ujar Yoyok dalam rilis kepada detikSport.

Selain nantinya para tim berlombag jadi yang tebaik, ajang IOX kali ini juga sebagai ajang kampanye publik terkait perlindungan satwa langka Harimau Sumatera yang terus berkurang populasinya karena ulah manusia. Perjalanan off-road super ekstrim ini kembali direncanakan dan dipimpin oleh Syamsir Alam selaku tokoh offroader senior legendaris sekaligus salah satu pendiri Indonesia Off-road Federation (IOF). 

Untuk memastikan kesiapan peserta, Panitia telah melakukan pemeriksaan kendaraan (scruttinering) pada tanggal 26 Januari 2019 di Jakarta yang berlanjut pada 8 Februari di Medan, untuk memastikan spesifikasi yang dipersyaratkan sudah dipenuhi. 

Pengiriman kendaraan, melalui laut ke Medan sudah dilakukan sejak Sabtu kemarin dan diharapkan kendaraan tiba di Medan Selasa (29/1) besok. Lalu, ajang ini bisa start dari Medan 9 Februari dan finis di Bukit Tinggi 24 Februari. [] DETIKSPORT

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.