TamiangNews.com, GAYO LUES -- Polres Gayo Lues ternyata sudah lama membidik Kardi, tersangka pemilik pistol Makarov yang terjaring dalam razia rutin di Rumah Bundar, Kecamatan Putri Betung, Kamis (3/1). Karyawan di BUMD Tirta Sejuk Blangkejeren ini sejak lama dicurigai sebagai pengedar shabu-shabu.

Foto : Serambinews
Kapolres Galus AKBP Eka Surahman yang turut didampingi Kasat Reskrim Iptu Abdul Hamid dan Kasubag Humas Iaptu A Dalimunte, dalam jumpa pers di aula Mapolres Galus, Jumat (4/1), mengatakan bahwa tersangka Kardi akan dituntut atas kepemilikan senpi ilegal. “Tersangka terancam hukuman mati atas kepemilik senpi tersebut,” sebut Kapolres Galus.

Lebih lanjut Kapolres menceritakan, tersangka diamankan dari mobilnya Nissan X-Trail, BK 121 U, saat melintas dari Blangkejeren tujuan Kutacane, Aceh Tenggara. Saat dilakukan pemeriksaan, petugas awalnya menemukan alat hisab sabu dari mobil tersangka. “Polisi juga menemukan senpi yang tersimpan di kap mobil warna hitam,” imbuh Kapolres.

Sementara itu, Kasat Reskrim Iptu Abdul Hamid, menjelaskan, tersangka Kardi selama ini sudah lama menjadi target operasi (TO) atas kasus lainnya. “Motif tersangka memiliki senpi jenis pistol itu sebagai alat jaga-jaga disaat mengedarkan sabu. Kita sedang mendalami asal usul senpi itu,” terang Abdul Hamid.

Selain itu, pihaknya juga melakukan tes urine terhadap tersangka dan terbukti positif mengkonsumsi narkoba. Kini tersangka bersama barang bukti berupa mobil Nissan X-Trail, pistol Makarov, 1 buah magazen dan lima butir peluru, serta alat hisab shabu telah diamankan di Mapolres Galus untuk pengembangan kasus. [] SERAMBINEWS




Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.