TamiangNews.com, JAKARTA -- Perwakilan Indonesia Corruption Watch (ICW) dicoret dari daftar panelis debat pasangan calon presiden dan calon wakil presiden pada Pilpres 2019. Pencoretan itu atas kesepakatan dari tim pemenangan dari kedua kubu capres dan cawapres.

Komisioner KPU Wahyu Setiawan (Medcom.id)
"Jadi, ada dua nama (panelis) yang diusulkan paslon 01 dan 02, yakni Pak Adnan (ICW) dan Pak Bambang Widjojanto. Dalam rapat koordinasi, kedua paslon memutuskan mengurangi satu panelis usulan mereka sendiri," kata Komisioner KPU RI Wahyu Setiawan dikonfirmasi di Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Jumat, 4 Januari 2019.

Wahyu mengatakan pengurangan panelis itu pun disetujui dalam rapat antara KPU dan Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin serta Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Daftar panelis debat perdana capres dan cawapres yang berlangsung pada 17 Januari 2019, direncanakan terdiri atas tokoh yang berasal dari berbagai macam latar belakang.

Daftar panelis itu yakni Prof. Hikmahanto Juwana (Guru Besar Hukum UI), Prof. Bagir Manan (Mantan Ketua MA), Ahmad Taufan Damanik (Ketua Komnas HAM), Bivitri Susanti (ahli tata negara), Adnan Topan Husodo (Koordinator Indonesia Corruption Watch), Bambang Widjojanto (mantan Wakil Ketua KPK), Margarito Kamis (ahli tata negara), dan unsur pimpinan KPK.

Namun, Koordinator ICW Adnan Topan Husodo mengaku namanya dicoret KPU RI dari daftar panelis debat. Hal itu atas permintaan tim pemenangan kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden. [] MEDCOM

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.