TamiangNews.com, JATENG -- Jalan Desa Rejosari, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, ditutup dengan tembok beton. Penutupan jalan ini dipicu calon kepala desa petahana yang tak terima dengan kekalahan saat pilkades. Peristiwa ini sempat menjadi perbincangan di media sosial.

Foto : Ilustrasi
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Agus Triatmadja mengatakan, jalan yang diblokir memang merupakan akses yang menghubungkan Desa Rejosari dan Desa Sindupaten, Kecamatan Kertek. Namun, pemblokiran tersebut dilakukan di atas tanah milik kades petahana.

"Dibuat pada saat pemilik menjadi kades namun belum dihibahkan, jadi saat tidak terpilih lagi saat pilkades, petahana atau pemilik menutup jalan tersebut," beber Agus saat dihubungi kumparan, Kamis (3/1).

Lebih lanjut, Agus mengatakan, saat ini pihaknya telah melakukan tindakan persuasif. Yakni dengan mendorong kepada oknum-oknum yang bersangkutan agar melakukan musyawarah untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

Disinggung terkait tindakan yang mungkin dilakukan petugas seperti pembongkaran, Agus menyebut hal itu belum menjadi langkah prioritas. Pasalnya, areal yang dibangun tembok beton itu memang milik perorangan.

"Karena memang itu areal miliknya, masih menjadi hak dia. Makanya musyawarah menjadi jalan terbaik mencari solusi," ucap Agus.

Agus berharap warga setempat dapat menyelesaikan permasalahan tersebut dengan baik dan kekeluargaan. Sehingga tidak menimbulkan konflik yang justru merugikan. Mengingat jalan tersebut merupakan akses yang sering digunakan warga untuk aktivitas perekonomian. [] KUMPARAN.COM

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.