TamiangNews.com, KARANG BARU - Komunikasi informasi dan edukasi balai besar pengawas obat dan makanan Banda Aceh bersama tokoh masyarakat yang juga sebagai Anggota DPRI komisi IX Tgk H. Khaidir Abdurahman, S.IP hari ini bekerja sama menyosialisasikan bahayanya Kosmetik Ilegal yang beredar dikalangan masayarakat, Acara digelar di Aula Polres Aceh Tamiang Jumat (25/1).


Kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam melindungi dirinya akan penggunaan kosmetika ilegal dan/atau mengandung bahan berbahaya melalui Komunikasi Informasi dan Edukasi ( KIE ) dengan tokoh masayarakat ini, dihadiri sebanyak 500 (lima ratus) orang terdiri dari berbagai lapis masyarakat dari beragam profesi antara lain Lintas sektor terkait, PKK mahasiswa, pelaku Usaha, Organisasi Profesi dan masyarakat umum lainnya.

Ketua Panitia yang sekaligus Kabid Infokom BPOM Aceh Dra. Cut Safrina Indriawati, Apt, M.Kes dalam Laporanya mengatakan, Kegiatan Pemberdayaan masyarakat ini memiliki tujuan yaitu meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia serta meningkatkan daya saing bangsa, Peningkatan kesehatan masyarakat dapat dilihat dari meningkatnya kosmetika aman yang beredar.

Selain itu, turut hadir Ketua DPRK Aceh Tamiang, Fadlon, SH, dalam Pembukaanya beliau juga sempat mengatakan bahwa pengawasan terhadap obat dan makanan dianggap lebih efektif apabila mengedepankan pro-active control, Salah satu bentuk konkret dari strategi ini adalah dengan memprioritaskan kegiatan pencegahan dan penangkalan terjadinya pelanggaran di bidang kosmetik.

"Sejalan dengan hal tarsebut, meningkatnya kosmetika aman yang beredar baik untuk peredaran dalam negeri maupun ekspor menunjukan bahwa Negara tersebut dapat berdaya saing dan konsumen mampu menjadi konsumen cerdas yang berdaya dalam memilih produk yang aman," imbuhnya.

Anggota DPRI komisi IX Tgk H. Khaidir Abdurahman, S.IP juga sedikit menambahkan bahwa Seluruh peserta diharapkan proaktif dalam sosialisasi ini dan dapat berdiskusi langsung dengan para narasumber atau dengan sesama peserta lainnya sehingga memiliki persepsi yang sama terhadap seluruh materi yang disampaikan, tambahnya. [] TN-W008

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.