TamiangNews.com, KARANG BARU -- Dalam rangka pemantapan dan peningkatan kapasitas, serta bagian dari pola pembinaan karier pegawai, Pemkab Aceh Tamiang Selasa sore (22/1), merombak Kabinetnya dengan menggeser 5 Pejabat Tinggi Pratama pada pelantikan yang dilaksanakan di Aula Sekdakab Aceh Tamiang.


Selain 5 pejabat tinggi pratama yang digeser, sebanyak 26 pejabat Administrator dan 47 Pejabat Pengawas juga mendapat bagian pergeseran dari jabatan lama ke jabatan yang baru.

Untuk ke 5 Pejabat tinggi Pratama yang mengalami penggeseran adalah, Ir. Adi Darma, M.Si, Pangkat Pembina Utama Muda IV/c, Eselon IIb, dengan jabatan lama Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Aceh Tamiang, jabatan baru Asisten III Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Tamiang.

Selanjutnya Amiruddin AR, SE, Pangkat Pembina Utama Muda IV/c, Eselon IIb, dengan jabatan lama sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Aceh Tamiang, jabatan baru Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik.

Drs. Rianto Waris, Pangkat Pembina Utama Muda IV/c, Eselon IIb, jabatan lama Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Tamiang, jabatan baru Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kabupaten Aceh Tamiang.

Syamsul Rizal, S.Ag, Pangkat Pembina Utama Muda IV/c, Eselon IIb, dengan jabatan lama kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Aceh Tamiang, jabatan baru Kepala Dinas Syari’at Islam Kabupaten Aceh Tamiang.

Sedangkan Syahri, SP, Pangkat Pembina Utama Muda IV/c, Eselin IIb, jabatan lama Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (DISPARPORA) Kabupaten Aceh Tamiang, jabatan baru Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Aceh Tamiang.

Bupati Aceh Tamiang yang diwakili Sekretaris Daerah H.Basyaruddin, SH dalam Arahannya mengatakan, Pelantikan yang baru dilakukan adalah pejabat Pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator dan pejabat pengawas, dan pembahasannya telah melalui proses yang melibatkan Badan Pertimbangan Jabatan dan pangkat (Baperjakat) serta panitia seleksi jabatan pimpinan kepangkatan baru.

"Pengembangan karier pegawai tidak semata-mata dilakukan untuk kepentingan pegawai yang bersangkutan melainkan lebih diutamakan untuk melakukan pembenahan dan pemantapan, Berkenaan dengan hal itu, makna dari pelantikan ini bukan hanya berarti sebagai formalitas pendistribusian jabatan, melainkan sebagai sarana penguatan, pengembangan dan pemberdayaan potensi diri dalam upaya peningkatan kompetensi aparatur," ungkapnya. 

Berdasarkan Keputusan Bupati Aceh Tamiang Nomor : BKPSDM.821.22./01/2019, H.Basyaruddin, SH selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Tamiang mewakili Bupati Akhirnya menyelesaikan Tugasnya dengan melantik serta menyerahkan jabatan yang baru kepada para pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat Administrator dan pejabat pengawas untuk diambil sumpahnya. [] TN-W008

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.