TamiangNews.com, MEULABOH -- Sebanyak 22 warga asal Nias, Sumatera Utara, Senin (28/1), masuk agama Islam dalam prosesi persyahadatan yang berlangsung di Masjid A’syura Desa Seuneubok, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat. Persyahadatan warga Nias yang selama ini bekerja pada sebuah perusahaan perkebunan sawit di Aceh Barat Daya (Abdya) itu dipimpin Teungku Ahmad Rivai dan Tgk Adami.

Foto : Serambinews
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua MPU, Tgk Abdur Rani, Kapolres AKBP Raden Bobby Aria Prakasa, Ketua Baitul Mal Aceh, Zamzami A Rani, Kadis Syariat Islam Aceh Barat, M Isa, Ketua Baitul Mal Aceh Barat, Tgk Bactiar, dan Ketua Mualaf Aceh dan Aceh Barat, serta muspika setempat. “Warga asal Nias ini masuk ke agama Islam dengan keinginan sendiri dan tidak ada paksaan,” kata Sofyan Yusuf, Tuha Peut Desa Seuneubok.

Dijelaskan Sofyan, keinginan warga asal Nias itu memeluk agama Islam berawal dari komunikasi sejumlah warga tersebut dengan beberapa anggota mualaf di Aceh Barat. Sehingga mereka kemudian makin yakin dan sungguh-sungguh untuk pindah agama. “Warga Seuneubok sangat mendukung, termasuk membantu dalam rangka terlaksanakan kegiatan ini,” ucapnya.

Keuchik Seuneubok, Nazaruddin menambahkan, suksesnya pelaksanaan prosesi persyahadatan 22 warga asal Niasa itu merupakan hasil dukungan semua pihak, mulai dari Pemkab Aceh Barat, pihak kepolisian, dan TNI, serta masyarakat Desa Seuneubok.

Dia menyebutkan, rencana semula yang akan disyahadatkan sebanyak 23 orang. Tetapi, satu orang urung disyahadatkan sehingga hanya diikuti 22 orang. “Mereka terdiri dari orang dewasa dan anak-anak. Selama sepekan ke depan, warga Nias yang sudah masuk Islam ini akan diberikan bimbingan guna pendalaman agama,” jelasnya.

Setelah prosesi persyahadatan tuntas, ke-22 warga Nias itu kemudian dipeusijuek oleh Tgk Arifin serta Kepala Kantor Kemenag Aceh Barat, Khairul Azhar. Lalu, dilanjutkan penyerahan santunan oleh Ketua Baitul Mal Aceh, Zamzami A Rani kepada perwakilan warga Nias yang sudah menjadi mualaf tersebut. Terakhir, siraman rohani oleh Ketua MPU, Tgk Abdul Rani.

Tgk Ahmad Rivai mengungkapkan, warga Nias yang sudah memeluk agama Islam ini akan diganti dengan nama lain sesuai nama-nama dalam Islam. Hal sama juga dikatakan Kakankemenag, Khairul Azhar bahwa identitas mereka juga akan diperbaharui dengan nama yang baru. [] SERAMBINEWS




Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.