TamiangNews.com, KOTA LINTANG -- Pembangunan Sanitasi berbasis Masyarakat (Sanimas) di dusun Arrahim Desa Kota Lintang Kecamatan Kota Kualasimpang mendapat penolakan warga , hal tersebut disampaikan beberapa perwakilan masyarakat saat kunjungan para Wartawan di lokasi pekerjaan. Selasa (11/12/2018). 


Masyarakat yang namanya tidak mau dipublikasikan menyampaikan,"ada sekitar 40 orang telah menandatangani penolakkan pembangunan Sanimas tersebut", jelas mereka. "Surat keberatan telah kami kirim ke Datok Penghulu (Kepala Desa-red), Camat Kota Kualasimpang, Kepala Bappeda Aceh Tamiang dan Ketua DPR Kabupaten Aceh Tamiang. 

Masyarakat menambahkan,"tempat penampungan kotoran tersebut, tepat berada didepan halaman rumah kami, dan saat mau melakukan pembangunan Sanimas, terkesan terburu-buru, serta kami tidak tahu, masyarakat mana yang setuju dengan pembangunan tersebut", jelas mereka lagi.


Untuk mengetahui lebih lanjut perihal Sanimas tersebut, para Wartawan menghubungi Azmi Arfin Datok Penghulu Kampung Kota Lintang dan Parno Ketua Majelis Duduk Setikar Kampung (MDSK) yang juga koordinator pekerjaan tersebut via telepon seluler. Namun disampaikannya,"kami sedang ada kegiatan, nanti akan kita komunikasikan lagi",ungkap mereka. 

Sampai berita ini ditayangkan, belum ada keterangan yang disampaikan oleh Datok Penghulu dan Ketua MDSK Kampung Kota Lintang. 

Pantauan dilokasi pekerjaan terlihat plank pekerjaan bertuliskan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Direktorat Jenderal Cipta Karya, Direktorat Pengembangan PLP, BKM : Muda Sedia, KSM : Rumbia, nomor PKS : 01/SANIMAS-IDB/PPK/ATAM/IX/2018, tanggal 19 September 2018, nilai kontrak : Rp. 425.000.000, waktu pelaksanaan : 120 hari, Sumber Dana Pekerjaan : Islamic Development Bank (IDB) 2018. [] TN-W014 (Winda)

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.