TamiangNews.com, TUALANG CUT -- Kampung Tanjung Neraca Kecamatan Manyak Payed Aceh Tamiang dinilai maju selangkah dalam hal peduli dan ikut berpartisipasi aktif dalam memberantas dan mencegah maraknya peredaran narkoba di tanah air khususnya diwilayah desa setempat.



Disebut sebut Kampung Tanjung Neraca Kecamatan Manyak Payed ini telah menyusun dan membuat reusam atau peraturan yang telah  disepakati oleh pimpinan dan perangkat kampung serta masyarakatnya terkait persoalan menyangkut narkotika dan obat obatan berbahaya ini.

Hal ini terungkap saat kegiatan FGD-Focus Group Discussion yang digagas Yayasan Permata Atjeh Peduli Caritas German,di Aula Kantor Kecamatan Manyak Payed Aceh Tamiang, 29 November 2018. 

Diskusi yang mendatangkan nara sumber ,Suharmansyah dari Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Aceh Tamiang  dan juga Dokter dari RSUD Aceh Tamiang  berlangsung cukup interaktif dimana banyaknya pertanyaan dan sharing yang disampaikan oleh para Datok Penghulu kepada Nara sumber.

Pertanyaan pertanyaan yang terangkum media diantaranya yang disampaikan Datok Penghulu Tualang Baro, Zulkarnain seputar mengapa harga nilai jual narkoba atau sabu sabu itu semakin hari semakin tinggi, siapakah yang menentukan harga yang mahal ini padahal narkoba sangat dilarang dan menjadi musuh kita bersama karena dapat merusak generasi muda .

Juga pertanyaaan lainnya sebagaimana disampaikan Kasi Kesra dan Keistimewaan Aceh Kecamatan Manyak Payed, Eddyanto SST seputar Hasil Rapat Kerja Bupati dan Walikota se Aceh Bersama Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah baru baru ini di Pemko Langsa.

 Bagaimana hasil dan komitmen dari Raker Kepala Daerah tersebut menyangkut penanganan narkoba ini juga sanksi dan rehabilitasi bagi ASN (Aparatur Sipil Negara).

Sementara Datok Penghulu Desa Seunebok Baro, Alfian mempertanyakan tindak lanjut dan pengawasan terhadap eks eks narapidana yang sudah keluar dari masa hukumam dan saat balik ke kampung atau desanya bagaimana, apakah masih diawasi oleh instansi terkait atau solusi lainnya.

Banyaknya pertanyaaan yang muncul ini membuat diskusi semakin menarik dan diapresiasi oleh panitia penyelenggara dan narasumber. 

Juga dibahas permasalahan menyangkut penanganan HIV/AIDS dan ODHA (Orang Dengan HIV /AIDS). [] TN-W007

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.