TamiangNews.com, LANGSA -- Sudah tidak Zamannya Oknum Kepala KPH III Langsa Alergi terhadap wartawan yang datang melakukan Konfirmasi terkait penebangan Hutan Manggrove di Kawasan Kuala Langsa yang disebut sebut untuk kepentingan pembangunan Tower Destinasi Wisata Hutan Manggrove.   

Foto : Ilustrasi
Hal itu dikatakan Abd Razzaq Mubaraq bersama Mustafa Rani kepada TamaiangNews Selasa (11/12), mereka datang ke Kantor KPH III di Langsa hanya untuk melakukan Konfirmasi mengenai penebangan hutan manggrove di Kuala Langsa, kebetulan Kepala KPH III Aceh, Amri Samadi S Hut M Si, ada dikantor, kami meminta izin kepada Satpam untuk menemui Kadis, oleh satpam tersebut mengizinkannya.

Namun setibanya diruangan Kadis, sejak awal kelihatan bersikap tidak bersahabat terkesan arogan, dengan menanyakan untuk bertemu dengan dirinya, anda jangan mempermasalahkan yang tidak salah, sementara kami belum ada menanyakan apa apa dengan Kadis tersebut yang diketahui baru sebulan bertugas di KPH III Langsa itu. 


Namun kami tetap bersikap tenang, dan kembali menanyakan tentang apakah pembangunan tower tersebut sudah memenuhi syarat, mengingat pembangunan tersebut harus mengorbankan hutan manggrove guna jalan masuk bahan konstruksi bangunan.


Amri Samadi mengatakan, bahwa penebangan tersebut tidak masalah sejauh itu kepentingan yang lebih luas lagi. Namun ketika ditanya apakah penebangan itu sudah ada izin dari KPH III selaku pemangku kepentingan, Amri Sudarmi malah berkata kasar dengan ucapan "Masalah Kau apa, itu tidak ada masalah, ini kantor saya, keluar anda".


Tidak sampai disitu, Amri Samadi  menyuruh Kasie Pengelolaan Hutan yang mendampinginya saat dikonfirmasi untuk memanggil satpam guna memaksa keluar Wartwan. "Panggil satpam suruh mereka keluar, ini kantor saya," kata Sudarmi seolah-olah KPH III itu miliknya, ungkap Mustafa.


Sungguh ucapan yang tidak layak disampaikan seorang Pejabat Publik yang seluruh aktifitasnya dibiayai oleh rakyat, papar Mustafa kecewa.


Sementara itu Kepala KPH III Aceh, Amri Samadi S Hut M Si, yang coba dikonfirmasi Selasa (11/12) melalui pesan Whatsapp diam seribu bahasa tidak menanggapinya. [] TN-W007

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.