TamiangNews.com, TUALANG CUT -- Tujuan Perjuangan hakekatnya adalah untuk mensejahterakan rakyat, jika rakyat belum sejahtera, maka perjuangan belum selesai meski MoU sudah ditandatangani diwajibkan bagi elut politik yang sudah berada di parlemen mewujudkan impian itu menjadi kenyataan.


Demikian antara lain harapan dan himbauan yang disampaikan oleh Gure Raman mewakili KPA wilayah Teming pada acara peringatan Milad GAM/Komite Peralihan Aceh (KPA) ke 42 Wilayah Teuming Daerah I yang dipusatkan di Peukan Tualang Cut Kecamatan Manyak Payed, Selasa (4/12).

Dalam milad ini juga, terkhusus kepada calon calon legislatif dari Partai Aceh (PA) yang bertarung dalam Pemilu legislatif 2019 mendatang, juga diingatkan bila terpilih nantinya untuk memperhatikan rakyat Aceh dan anak anak yatim yang hingga saat ini masih banyak yang terabaikan bahkan tak punya rumah.


Berbuatlah hal yang positif demi kesejahteraan masyarakat. Karena bila masyarakat belum sejahtera maka perjuangan belum tuntas.

Sementara itu Tgk Alfian Lukman, SHI, MA salah seorang tokoh sentral masa terciptanya MoU Helsinki menyampaikan momentum Milad GAM/KPA ini harus dijadikan sebagai perjuangan bagi Partai Aceh (PA) dan partai partai lokal (Parlok) lainnya untuk membangun daerahnya.

Menurut Pemuda kelahiran Aceh Utara ini yang sedang menyeselesaikan S3 Fisipol Universitas Panegoro Semarang ini menambahkan Nasib Aceh ditentukan oleh masyarakat Aceh, begitupun nasib Aceh Tamiang ditentukan oleh masyarakat Aceh Tamiang demikian juga nasib Manyak Payed ditentukan oleh rakyat Manyak Payed sendiri, tidak mungkin orang lain yang memperhatikan daerah kita, kita sendirilah yang peduli dengan daerah ini. 

Dalam peringatan Milad ini, turut digelar doa bersama dan ceramah Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 Hijriyah yang turut dihadiri petinggi KPA dan Partai Aceh serta tamu undangan lainnya. [] TN-W007

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.