TamiangNews.com, TUALANG CUT -- Datok Penghulu dan perangkat kampung serta masyarakat Aceh Tamiang diminta peduli dan waspada terhadap maraknya peredaran narkoba ditanah air termasuk daerah kita yang saat ini dalam kondisi darurat narkoba.


Foto : FGD Sosialisasi bahaya n@rkoba di Kecamatan Manyak Payed Aceh Tamiang.(Saiful Alam.SE/dik TamiangNews)
Bila dikampung ditemui pecandu n@rkoba, maka Datok /perangkat Kampung dan maayarakat harua pro aktif untuk segera melaporkan dan membawa pecandu tersebut untuk direhabilitasi oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Aceh Tamiang.

"Segera bawa para pecandu tersebut ke BNNK karena kita ada KLINIK BNN untuk rehabilitasi pecandu n@rkoba tersebut", himbau Suharmansyah, personil BNNK Aceh Tamiang saat acara FGD Focus Group Discussion di Aula Kantor Camat Manyak Payed bersama Datok Penghulu, ASN Kecamatan dan perwakilan Yayasan Permata Atjeh Peduli Caritas German, 29 November 2018 lalu.

Atau bila perlu hubungi Call Centre BNNK di nomor 0853 6299 1515 bisa  layanan WA atau pesan singkat sms.

Lanjut Suharmansyah yang turut didampingi Kasi Kesra dan Keistimewaan Aceh Kecamatan Manyak Payed,Eddyanto SST, bagi para datok yang mengetahui warganya ada yang kecanduan n@rkoba,silahkan bawa ke Klinik BNN dan gratis tidak dipungut biaya untuk kita rehabilitasi.

Lanjutnya lagi, Indonesia masih darurat n@rkoba, maka kita semua patut waspadai akan virus yang berbahaya ini, dan harus mengetahui n@rkoba dan jenis jenisnya, seperti sabun cair, tembakau gorilla serta lainnya.

Khusus Kecamatan Manyak payed juga  menjadi daerah rawan n@rkoba apalagi di wilayah ini juga ditemukan beberapa kasus tertangkapnya bandar dan pelaku kejahatan n@rkoba. [] TN-W007

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.