TamiangNews.com, KARANG BARU -- Pekerjaan Sanimas di Desa Kota Lintang Dusun Ar rahim senilai Rp. 425.000.000 yang mendapat penolakan warga dijawab oleh tim fasilitator, Rabu (12/12/2018).


Senior tim Fasilitator program Sanitasi, Erwan ditemui dikantornya di Perumahan BTN Satelit Graha Karang Baru. Terkait penolakkan tersebut kepada para Wartawan erwan menyampaikan, "sebelum dilakukan pekerjaan pembangunan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas), terlebih dahulu dilakukan sosialiasi, pada saat itu pertemuan dilaksanakan di salah satu Dayah di Dusun Ar Rahim", jelasnya. 

"Pembangunan Sanimas diperuntukkan pada 50 sambungan rumah (SR), pertemuan dilakukan sekitar bulan agustus 2018, semua masyarakat yang hadir, termasuk Imam, Kepala Dusun telah setuju dengan kegiatan tersebut.

"Tidak ada alasan lagi untuk menolak Sanimas, karena telah sesuai prosedur dan izin kemasyarakat terkait pinjam lahan untuk penempatan material  juga sudah dilaksanakan. 

Erwan menambahkan,"program tersebut untuk menghilangkan kesan kumuh dan untuk pengaturan limbah lebih baik, agar kedepan tidak ada lagi pembangunan instalasi pengolahan secara tersendiri, tapi lebih terkodinir dan dikelola oleh masyarakat".

Sebelumnya para Wartawan sudah menghubungi Azmi Arifin Datok Penghulu (Kepala Desa-red) Kampung Kota Lintang via telepon seluler, dijawabnya,"untuk hal Sanimas, langsung saja menemui Erwan Wartawan, pengawas pekerjaan tersebut". 

Pekerjaan Sanimas dusun Ar rahim Desa Kota lintang Kecamatan Kota Kualasimpang Kabupaten Aceh Tamiang dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Direktorat Jenderal Cipta Karya, Direktorat Pengembangan PLP, BKM : Muda Sedia, KSM : Rumbia, nomor PKS : 01/SANIMAS-IDB/PPK/ATAM/IX/2018, tanggal 19 September 2018, nilai kontrak : Rp. 425.000.000, waktu pelaksanaan : 120 hari, Sumber Dana Pekerjaan : Islamic Development Bank (IDB) 2018. [] TN-W014 (Winda)

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.