TamiangNews.com, TOKYO -- Kabar Suzuki berhenti memproduksi Hayabusa karena desakan aturan emisi dan kini mencuat kabar Hayabusa akan digantikan Katana. Suzuki dikabarkan telah mengajukan merek dagang baru dengan varian motor yang lebih sangar dari Hayabusa.

Foto : Sindonews.com
Seperti dilansir dari Visordown, Rabu (29/8/2018) Suzuki hingga saat ini tetap menggunakan aturan ‘derogation’ yang memungkinkan Suzuki untuk terus menjual motor dengan teknologi yang sudah usang meskipun dan tidak memenuhi peraturan emisi saat ini.

Namun aturan tersebut hanya memberi napas Suzuki dua tahun saja - Dimulai pada 1 Januari 2017 untuk menjual sisa stok Hayabusa sampai mendapatkan penggantinya. Dan pada tanggal 31 Desember tahun ini, waktu itu habis untuk semua sepeda yang dijual di Eropa yang tidak memenuhi aturan emisi Euro 4, bahkan jika pembuatnya telah memperoleh izin untuk menjualnya di bawah aturan yang diingkari.

Tak hanya Hayabusa Suzuki GSX-R600 dan GSX-R750 harus dihentikan. Suzuki sendiri telah resmi memperkenalkan generasi baru dari Katana. Rumor yang berkembang Katana Concept akan menjadi pengganti Hayabusa saat ini.

Seperti motor tersebut akan diproduksi dan dipasarkan dalam beberapa tahun mendatang.

Katana sendiri diklaim masih populer di kalangan pecinta sepeda motor Suzuki, sedangkan Katana, karena model lawas, sedikit orang yang masih mengingatnya. Katana menggunakan mesin 2 stroke 500 cc.

Motor tersebut pernah mengantarkan Marco Lucchinelli dan Frano Uncini menjadi jawara dalam ajang balap internasional pada 1981 dan 1982.

Katana sendiri merupakan generasi penerus RG500 yang kemudian digantikan dengan RGV500. Produsen motor yang berbasis di Hamamatsu, Shizouka, Jepang, itu tampaknya akan mengganti mesin 2 stroke dengan turbocharged baru. [] SINDONEWS.COM

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.