TamiangNews.com, TUALANG CUT -- Sejarah kelam itu penting untuk diperingati supaya selalu melekat dalam ingatan Rakyat Aceh terutama para Generasi Penerus,  untuk itu Pang Sumatra mengajak seluruh Jajaran GAM/KPA Aceh Tamiang untuk dapat merayakan Milad Ke 42, Jum'at (30/11).


Hal itu dikatakan Budi Satria atau Pang Sumatera kepada TamiangNews, di rumahnya di Kampung Masjid Manyak Payed Kamis (29/11). Menurut Budi Satria yang juga sebagai Wakil Panglima GAM/KPA Wilayah Aceh Tamiang, dan kini maju sebagai Caleg DPRK Aceh Tamiang Dapil 2, menurut dia kita wajib mengenang Jasa para Syuhada yang telah gugur dalam masa konflik Aceh dengan Pemerintah Republik Indonesia yang berlangsung selama 30 tahun. 

Harapan Pang Sumatera ini setiap mantan Kombatan GAM jangan melupakan sejarah yang telah kita lalui bersama sehingga bisa merasakan Perdamaian seperti ini. 

Kita sebagai Kombatan yang telah berjuang disaat itu tidak mungkin melupakan Jasa - jasa pendahulu dan rekan-rekan seperjuangan, dimana susah senang dilalui bersama. 

Bagi mereka yang sudah menikmati hasil Perdamaian silahkan berbondong-bondong berkontribusi membantu acara Khanduri Milad untuk berdoa bersama dan menyantuni Anak Yatim “Bek weuh hate abeh harta untuk keu ureung yang rela mate demi perjuangan sehingga dame dan kajeut cok kenikmatan” katanya dalam bahasa Aceh. 

Refleksi itu penting agar kita tidak lupa dengan sejarah kelam, dimana tambah Pang Sumatera itu acara Milad ke 42 ini diadakan di empat tempat lokasi berbeda dalam Wilayah Aceh Tamiang. 

Pang Sumatera juga mengajak para Pejabat yang sudah duduk dikursi empuk diruangan ber AC untuk  memperhatikan nasib Aneuk Syuhada karena masa depan mereka tanggung jawab moral kita semua, papar Pang Sumatera.

Mereka membutuhkan pendidikan dan kehidupan yang layak supaya kemudian menjadi generasi yang cerdas dan kompetitif, jelas Budi Satria. [] TN-W007

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.