TamiangNews.com, KARANG BARU -- Kepolisian Reserse Kabupaten Aceh Tamiang hari ini menggelar konferensi pers terkait pembakaran mapolsek kecamatan Bendahara yang diduga dilakukan oleh massa dari kecamatan Bendahara dan Banda mulia, Rabu (7/11).


Kapolres Aceh Tamiang AKBP Zulhier Destrian, SIK, MH mengatakan, tim gabungan investigasi polda aceh dan polres aceh tamiang telah mengidentifikasi beberapa orang yang diduga sebagai pelaku pengrusakan dan pembakaran fasilitas mapolsek bendahara.

Selanjutnya DIT reskrimum polda aceh dan sat reskrim polres aceh tamiang telah melakukan pemanggilan terhadap 15 (lima belas) warga masyarakat yang teridentifikasi berdasarkan rekaman video yang beredar.

Dari hasil pemanggilan 15 ( lima belas) orang saksi yang di minta untuk hadir ke mapolres Aceh tamiang telah hadir sebanyak 14( empat belas) orang, dengan didampingi oleh kades/ datok pada masing masing Desa, sedangkan 1(satu) orang lagi tidak dapat hadir dikarenakan yang bersangkutan sedang bekerja di luar Daerah.

Dari hasil pemeriksaan terhadap 14 orang saksi yang telah hadir secara koperaktif di mapolres Aceh Tamiang, dapat di simpulkan yang melakukan pengrusakan dan pembakaran mapolsek bendahara sebanyak 9 (sembilan) orang. [] TN-W008

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.