TamiangNews.com, JAKARTA -- Instagram telah mengumumkan rencana untuk menghapus akun palsu di platform pada 19 November 2018. Tak hanya itu, pihaknya juga akan mencoba menyingkirkan like dan komentar yang digiring oleh para akun palsu. Praktek semacam ini (akun palsu) kerap kali ditujukan untuk membuat sebuah akun semakin populer.

Foto : Your EDM
Dilansir dari laman Phys.org, Selasa (20/11/2018) tindakan tersebut lantaran Facebook Inc berusaha meyakinkan pengguna bahwa jaringan sosialnya merupakan layanan yang mampu dipercaya.

"Baru-baru ini, kami telah melihat akun menggunakan aplikasi pihak ketiga untuk meningkatkan audiens mereka," kata Instagram dalam posting blog resmi.

"Mulai hari ini, kami akan mulai menghapus like yang tidak otentik, mengikuti dan komentar dari akun yang menggunakan aplikasi pihak ketiga untuk meningkatkan popularitas mereka," imbuh Instagram.

Untuk menyingkirkan akun palsu, Instagram telah menggunakan program perangkat lunak yang dikembangkan sendiri untuk membantu mengidentifikasi akun yang menggunakan aplikasi semacam itu dan membersihkan produk dari aktivitas yang tidak autentik, yang melanggar persyaratan di platform. 

Namun yang pasti, Instagram mengatakan akan memberi tahu pengguna tentang suka, mengikuti, atau komentar yang dihapus.

Pengumuman ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang upaya Facebook untuk mengekang kesalahan informasi dan manipulasi. Facebook telah menghadapi kritik baru menyusul penyelidikan New York Times yang menunjukkan bahwa mereka mengabaikan peringatan tentang kampanye pengaruh Rusia di platformnya dan kemudian menggunakan perusahaan konsultan untuk mendiskreditkan kritik dari jaringan sosial.

Twitter telah melakukan upaya serupa untuk membasmi akun yang tidak otentik, yang mengakibatkan penurunan jumlah pengikut untuk beberapa pengguna. [] OKEZONE

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.