TamiangNews.com, SUKA MAKMUE -- Fatimah Wati (42), warga Macah, Kecamatan Suka Makmue, Kabupaten Nagan Raya, Jumat (23/11) pagi kritis bersimbah darah setelah ditebas dengan parang oleh Amran (46) yang tak lain adalah suami korban.

Foto : Serambinews
Pelaku pembacokan tersebut diduga sedang mengalami gangguan jiwa sehingga pada Jumat pagi sang istri ia bacok di bagian wajah, punggung, tangan, dan nyaris terbunuh. Korban bahkan tak sadarkan diri karena mengalami pendarahan hebat setelah terkena tebasan parang suaminya.

Warga yang mengetahui peristiwa itu berhasil melarikan korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Iskandar Muda (SIM) di Ujong Fatihah, Kecamatan Kuala, Nagan Raya.

Kapolres Nagan Raya, AKBP Giyarto, melalui Kapolsek Seunagan Iptu Nyak Banta kepada Serambi, Jumat (23/11) mengatakan, pada Jumat pagi sekira pukul 06.00 WIB korban hendak mandi, tiba-tiba dan tanpa sebab pelaku langsung menebas istrinya menggunakan parang.

Dalam kondisi berdarah, istri tersangka masih mampu lari ke luar rumah dan meminta bantuan kepada tetangga. Para tetangga yang mengetahui hal itu langsung memberikan pertolongan kepada koban dan melarikannya ke rumah sakit.

Peristiwa itu langsung dilaporkan Keuchik Macah kepada pihak kepolisian Polsek Seunagan untuk ditangani. Pagi itu juga pihak keamanan yang dipimpin Kapolsek Seunagan, Iptu Nyak Banta bersama anggotanya mendatangi lokasi kejadian.

Setiba di lokasi, warga terlihat sudah memadati lokasi, sedangkan pelaku saat itu berada di dalam Polindes Macah dengan mengurung diri di dalam polindes tersebut bersama sebilah parang terhunus di tangannya.

Kapolsek dan personelnya yang dibantu warga dan babinsa sempat bernegosiasi dengan pelaku, tapi pelaku tetap melawan dengan cara melempar petugas dan warga dengan benda keras serta mengancungkan parang ke arah warga dan pihak keamanan.

Melihat kondisi tersebut aparat keamanan langsung bertindak denga mendobrak pintu polindes dari arah belakang. Disaksikan orang banyak, pihak keamanan berhasil meringkus tersangka pelaku di polindes tersebut.

Tersangka pada Jumat sore telah dikirim ke RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh untuk dirawat di poli kejiwaan kerena ia merupakan pasien sakit jiwa yang pernah dirawat di sana. Sedangkan istri korban hingga Jumat malam masih dalam perawatan pihak rumah sakit RSUD SIM di Ujong Fatihah, Kecamatan Kuala, Nagan Raya. [] SERAMBINEWS



Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.