TamiangNews.com, SERUWAY -- Sudah Puluhan tahun Negara Republik Indonesia ini merdeka, namun kondisi masyarakatnya tidak terjamin atas kemerdekaan negara ini, baik untuk penghidupan yang layak, bahkan yang lebih parahnya mereka hidup di Kabupaten Aceh Tamiang atau dengan sebutan lain bumi muda sedia, yang skala pendapatan asli daerahnya melimpah baik dari sektor pertanian, perkebunannya bahkab sumber daya alamnya.


Surya Efendi warga Kecamatan Seruway Desa Sidodadi ini, harus tinggal dengan kondisi rumah yang memprihatinkan, alangkah sedihnya mereka terus berjibaku dengan kondisi saat hujan, karena atap rumahnya yang menggunakan sulaman daun rumbiapun sudah pada rusak alias bolong.

"Saat musim hujan, kami harus mulai mencari atap yang masih bagus untuk berteduh, yang penting anak dan istri tidak terkena air hujan," ucapnya dengan nada lirih.

Bukan hanya atap rumahnya yang rusak dinding rumah yang terbuat dari tepaspun sudah rusak, bahkan kondisi rumahpun sudah mulai terlihat tidak kokoh.

"Kondisi rumah, ya seperti inilah bang, abg bisa liat sendiri, setidaknya saya berharap kepada Pemerintah Daerah Kabupaten ini untuk dapat memperhatikan kami, setidaknya merehab rumah saya inilah," harap Surya.

Muhammad Amiruddin, S.Pd calon legislatif dari Partai Demokrat nomor urut 10 di dapil 2 (dua), kepada wartawan, Sabtu (10/11), mengatakan, dengan kondisi rumah seperti ini, seharusnya pemda melalui stacholder kedinasannya lebih mengupdate data masyarakat dalam program pembangunannya.

"Saya prihatin, kenapa masih ada masyarakat aceh tamiang yang tinggal dengan rumah yang rusak bahkan sudah mulai roboh dengan kondisi rumah yang condong ke sisi kiri," ujar amiruddin. [] TN-W015

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.