TamiangNews.com, KARANG BARU -- Menyoal laporan hasil kerja panitia khusus (Pansus) DPRK Aceh Tamiang terhadap penyelesaian pemutusan hubungan kerja karyawan PT. Seumadam, yang dibacakan oleh Ketua Pansus Irma Suryani, SST, M.Kes, di sidang Paripurna Ruang Sidang Utama DPRK setempat, Rabu (7/11) menjadi sorotan dan dinilai janggal oleh ketua Pengurus Daerah Federasi Serikat Pekerja Pertanian dan Perkebunan-Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PD FSPPP-SPSI) Provinsi Aceh, Teddy Irawan, SH.


Pasalnya menurut Teddy, tim pansus DPRK Aceh Tamiang tidak pernah melakukan peninjauan ke lapangan terhadap karyawan PT. Seumadam, melainkan hanya dipanggil ke Gedung DPRK untuk dimintai keterangan. 

"Seharusnya tim Pansus harus turun kelapangan untuk menganalisa dan memeriksa data yang diambil untuk difaktualkan dengan di lapangan", ujarnya.

Saat menerima data melalui berbagai dinas terkait bahkan Pihak PT. Seumadam sendiri, bukan untuk ditelan mentah-mentah, seharusnya memvalidkan data di lapangan. 

"Ini janggal bagi kami, karena pansus tidak pernah ke lapangan, data yang diambil dari intansi terkait dan Perusahaan sendiri menjadi acuan", terang Teddy sembari menambahkan, data dan keterangan hasil pansus tidak konkrit dengan kesimpulan yang dibacakan oleh ketua pansua irma. 

"Kalau kesimpulan hanya untuk menyarankan Bupati Aceh Tamiang untuk memfasilitasi penyelasaian pemutusan hubungan kerja karyawan PT. Seumadam, buat apa adanya pansus", katanya.

Saat disinggung pernahkah karyawan PT. Seumadam membicarakan permasalahan ini ke Bupati Aceh Tamiang. "Kami sudah beberapa kali membicarakan permasalahan ini ke Bupati dan juga turut dihadiri unsur Fompimda dan Forkompimda Plus", urainya.

Teddy juga mengatakan, kalaulah hasil pansus itu, mengembalikan permasalahan kepada Bupati untuk difasilitasi, kan sudah tidak benar lagi. 

"Itukan sudah tidak benar lagi, kalau Pansus memutuskan bupati untuk memfasilitasi permasalahan ini, seharuanya lebih jauh dari itu, kenapa tidak karyawan PT. Seumadam ini diberikan fasilitas pengacara Daerah, inikan menyangkut hajat hidup orang banyak", pungkasnya. [] TN-W015

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.