TamiangNews.com, PEUREULAK -- Panitia Persiapan Pemekaran Kabupaten Aceh Timur duduk sepakat untuk penetapan susunan Panitia Pemekaran yang diberi nama Banda Khalifah Ibu kota Peureulak Jumat, (16/11)  bertempat di Dayah Asasul Islamiyah Gampong Leugeu Kecamatan Peureulak Kabupaten Aceh Timur, moderator rapat Ketua Yayasan Persada-I Tgk. Ibnu Hajar, SH.


Dalam rapat awal ini, peserta rapat yaitu: 1.Tengku  Subki KUA Perureulak, 2. Jafar Sidik Ketua Assosiasi Keuchik Rantau Selamat. 3. Khaled, SH Pimred Media Citra Aceh 4. Ibnu Hajar, SH ketua Yayasan Persada Satu
5. DR. Ir. H.T.Amir Husein, MSc
 Ketua Apkasindo Aceh.
6. Sunardi Divisi Investigasi LPAP-RI 7. Tgk.Haji Buchari Hasan Imum Chik Mesjid Raya Peureulak (Pimpinan Dayah Asasul Islamiyah)
8. Serta dihadiri oleh sejumlah awak Media.

Dalam rapat tersebut membahas rencana pembentukan  Panitia  Pemekaran Aceh Timur dengan nama Kabupaten baru Banda Khalifah yang didalamnya terdapat sepuluh kecamatan dan Kabupaten Induk yaitu Aceh Timur menyisakan empat belas Kecamatan.

Ketua Yayasan Persada Satu Tgk. Ibnu Hajar, SH selaku penggerak pembentukan Panitia  Pemekaran Kabupaten Aceh Timur, meminta  dukungan kepada Pemerintah,  Ulama, Mantan Kombatan GAM, Akademisi, Praktisi,  Mahasiswa dan seluruh masyarakat untuk mendukung perjuangan mulia ini demi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.

"Kami meminta dukungan kepada semua pihak, untuk Pemekaran Aceh Timur  yaitu Calon Daerah Otonomi Baru - CDOB Kabupaten Banda Khalifah Ibukota Peureulak"  papar Tgk. Ibnu Hajar, SH disela-sela rapat.

Pimpinan Dayah Asasul Islamyah Tgk. Buchari Hasan didalam rapat menyampaikan bahwa masyarakat sudah lama berkeinginan untuk pemekaran Kabupaten Aceh Timur dan sebaiknya diberi Kabupaten baru diberi nama Banda Khalifah Ibu kotanya Peureulak.

Tokoh masyarakat dan sebagai  Ketua Assosiasi Keuchik Kecamatan Rantau Selamat Jafar Sidik berharap, Panitia Pemekaran dapat segera ditetapkan  mengingat masih panjang proses menuju lahirnya Kabupaten baru  Banda Khalifah.

Ketua Apkasindo Aceh DR.Ir. H.Amir Husein, Msc,  selaku calon Ketua Panitia Pemekaran berpendapat, bahwa apa yang menjadi saran dari Pimpinan Dayah Asasul Islamyah Tgk. Haji Buchari Hasan yaitu nama Kabupaten hasil Pemekaran diberi nama Banda Khalifah sudah tepat dan mendukung penuh terhadap lahirnya Daerah Otonomi Baru hasil Pemekaran  Kabupaten Aceh Timur untuk percepatan dan pemerataan Pembangunan. 

Ditempat terpisah pada hari yang sama, penggerak  pemekaran Kabupaten Aceh Timur, Tgk. Ibnu Hajar, SH bersama rekannya Khaled dan Wira menemui  Tokoh mantan Gerakan Aceh Merdeka Abu Sanusi  di Kediaman Gampong Kruet Lintang Kecamatan Peureulak Timur untuk meminta nasihat dan dukungan.

"Saya  mendukung Pemekaran Kabupaten Aceh Timur  demi Kesejahteraan masyarakat,  sekarang ini Aceh Timur cukup luas, sehingga sulitnya jangkauan masyarakat untuk mengurus berbagai keperluan yang berkaitan dengan kepemerintahan dan lambatnya pemerataan Pembangunan, semoga cepat terlaksana Pemekaran Kabupaten baru yang telah disepakati bernama Banda Khalifah" Penjelasan Abu Sanusi dengan piawai dan wibawa kepada wartawan walau  duduk dikursi roda karena sedang menjalani perobatan. [] TN-W007

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.