TamiangNews.com, LANGSA -- Untuk pengelolaan Pasar Tradisional Langsa Lama Pemerintah Kota Langsa melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) setempat nomor: 800/234/2018, perihal penunjukan pengelolaan pasar Langsa Lama kepada Geuchik Kebon Lama dan Guechik Sidodadi pada tanggal 2 Maret 2018 lalu. 



Kepala Bidang Pasar disperindagkop Langsa, Harmoni yang dikonfirmasi awak media, Senin (26/11) melalui telepon seluler mengatakan, bertahun-tahun pasar tersebut terbengkalai tidak ada kegiatan jual beli. 

"Untuk mengerakkan denyut nadi perputaran ekonomi di pasar tersebut, kami menunjuk dua Geuchik yaitu Gampong Kebun Lama dan Sidodadi untuk mengelola pasar itu," tuturnya. 

Dikatakannya, Demi mengerakkan dan menghidupkan pasar yang sudah disediakan oleh pemerintah, kata Harmoni, siapa saja yang ingin berjualan di pasar dipersilahkan dan pihaknya akan mendukung sepenuhnya. 

Ia menyebut, jika ada pemberitaan dari pihak Geuchik Kebun Lama yang menyatakan Disperindagkop Langsa tidak menyampaikan surat penunjukan pengelolaan pasar untuk Gampong Kebon Lama, itu tidak benar. 

"Kami sudah menyurati kedua Kapala desa tersebut agar mengelola dan mengembangkan pasar itu," katanya. 

Sementara, Geuchik Sidodadi, Rahmad Hidayat yang dikonfirmasi  mengatakan, pihaknya mengimplementasikan pengelolaan pasar sesuai kewenangan yang diberikan oleh Disperindagkop sekitar bulan Maret 2018 lalu.  

BACA JUGA : Terkait Pengelolaan Pasar Tradisional Kebijakan Diskoperindagkop Langsa Mengundang Konflik Antara Gampong

Ia menuturkan, berhubung letak pasar tradisional Kecamatan Langsa Lama diantara dua Gampong, sehingga dinas menunjuk Geuchik Kebun Lama dan Sidodadi mengelola dan mengembangkan denyut nadi perekonomian di pasar yang sudah dibangun. 

"Pada hari yang sama kami dipanggil oleh ibu Dewi yang merupakan Kabid perdagangan di Desperindagkop Langsa kala itu," tuturnya. 

Selain itu, kata Rahmad Hidayat, pihaknya hanya mengelola lahan pasar yang terletak diwilayahnya saja. Sementara, lahan yang diberikan kepada Gampong Kebon Lama masih tetap kosong dan belum digunakan. 

"Jika Gampong Kebon Lama juga mengembangkan pasar yang ada, saya yakin pasar tradisional kita akan berkembang," harapnya.  [] TN-W007

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.