TamiangNews.com, KARANG BARU -- Untuk menjaga dan memelihara perdamaian di Aceh umumnya dan di Aceh Tamiang khususnya masyarakat dihimbau agar tidak terprovokasi dengan anjuran pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab untuk mengibarkan bendera "Bulan Bintang". 



Hal tersebut disampaikan Dandim 0117/Aceh Tamiang, Letkol Inf Deki Rayusyah Putra, S.Sos, M.I. Pol kepada awak media, Rabu (14/11). 

Menurut Dandim, anjuran pengibaran Bendera Bulan Bintang jelang 4 Desember nanti melalui selebaran dan media sosial (facebook_red) merupakan adanya upaya pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab untuk merusak perdamaian serta kenyamanan masyarakat yang selama ini berjalan dengan baik. 

"Untuk itu Dandim menghimbau kepada masyarakat Aceh umumnya dan khususnya Aceh Tamiang agar tidak terprovokasi dan mengikuti anjuran tersebut," tegas Dandim. 

"Karena hal itu dapat memancing timbulnya konflik baru yang menyengsarakan masyarakat," tambahnya. 

Dandim menjelaskan, Bendera Bulan Bintang merupakan lambang separatis yang dilarang pengibaraannya oleh pemerintah. Oleh karena itu, diminta kepada masyarakat agar turut serta membantu menjaga perdamaian yang selama ini sudah berjalan dan terpelihara. 

"Masyarakat kini sudah cerdas dalam menyikapi berbagai issue, berita Hoax dan anjuran yang dapat merusak perdamaian ini," ungkapnya. 

Dandim juga menyampaikan himbauan kepada masyarakat untuk melaporkan kepada aparat keamanan dan penegak hukum bila melihat atau mengetahui adanya pihak-pihak yang ingin mengibarkan Bendera Bulan Bintang.

"Ingat, Aceh merupakan Serambi Mekkah dengan mengedepankan Syariat Islam yang memiliki motto 'Nanggroe Aman Ibadah Nyaman'," tandas Letkol Inf Deki Rayusyah Putra, S.Sos, M.I.Pol. [] TN-W007

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.