TamiangNews.com, JAKARTA -- Ada empat jenis diabetes, yakni diabetes tipe 1, diabetes tipe 2, prediabetes dan diabetes gestasional. Diabetes tipe 1 terjadi ketika tubuh tidak menghasilkan cukup insulin. Tubuh memecah karbohidrat menjadi glukosa darah yang memberi energi dan hormon insulin dibutuhkan oleh tubuh untuk mendapatkan glukosa dari aliran darah ke sel-sel tubuh.

Foto : Brilio
Diabetes tipe 1 dikatakan mengurangi harapan hidup, setidaknya 20 tahun. Dalam kasus diabetes tipe 2, tubuh tidak dapat menggunakan insulin dengan benar yang disebut sebagai resistensi insulin. Pankreas memproduksi insulin ekstra untuk menebusnya tetapi, seiring waktu, pankreas tidak dapat membuat cukup insulin untuk menjaga glukosa darah Anda pada tingkat normal. 

Secara kasar, diabetes tipe 2 mengurangi harapan hidup selama 10 tahun. Orang dengan diabetes tipe 2 biasanya memiliki pradiabetes dan kadar glukosa darah mereka lebih tinggi dari tingkat normal. 

Pada tahap prediabetes, beberapa kerusakan pada sistem sirkulasi dan jantung sudah terjadi. Gestational diabetes berkembang selama kehamilan dan hilang setelah melahirkan. Jenis diabetes ini dapat terjadi pada setiap tahap kehamilan. Nah, seperti dilansir Boldsky, ada 4 langkah untuk menjalani hidup panjang dan sehat dengan diabetes, apa saja? 

1. Pelajari tentang diabetes 

Pertama-tama Anda harus memahami apa itu diabetes dan tiga jenisnya yaitu, diabetes tipe 1, diabetes tipe 2 dan diabetes gestasional. Anda harus memahami tubuh dengan baik dan cara kerjanya. Ini akan membantu mengelola diabetes dari hari ke hari. 

Bicarakan dengan dokter tentang bagaimana Anda dapat merawat diri sendiri dengan sebaik-baiknya. Cara belajar lebih banyak tentang diabetes: Ambil kelas untuk mempelajari lebih lanjut tentang hidup dengan diabetes dengan berkonsultasi dengan tim kesehatan. 

Bergabunglah dengan kelompok (diabetes) untuk mendapatkan dukungan sehingga Anda dapat mengelola diabetes. Anda juga dapat memeriksa sumber terkait diabetes yang relevan, seperti American Diabetes Association, International Diabetes Federation, Diabetic Association of India, dan seterusnya untuk mempelajari tentang diabetes. 

Belajar tentang diabetes dan merawat diri sendiri akan membuat Anda merasa baik. Ini akan membantu tubuh mendapatkan lebih banyak energy.

2. Ketahui tentang diabetes ABC

Bicaralah dengan dokter Anda tentang cara mengelola diabetes Anda ABC (A1C, tekanan darah dan Kolesterol). Ini akan menurunkan kemungkinan terkena stroke, serangan jantung atau masalah diabetes lainnya. A singkatan tes A1C, tes darah yang mengukur tingkat gula darah rata-rata selama tiga bulan terakhir yang berbeda dari pemeriksaan gula darah biasa. 

Penting dan perlu untuk mengawasi kadar gula darah Anda agar tidak meningkat. Peningkatan kadar gula darah dapat membahayakan pembuluh darah Anda, jantung, kaki, ginjal dan mata. B berarti tekanan darah yang mengacu pada tekanan sirkulasi darah di dinding pembuluh darah. Penting bagi seorang penderita diabetes untuk memeriksa tekanan darahnya karena peningkatan tekanan darah menyebabkan serangan jantung dan stroke. 

C singkatan dari kolesterol yang terdiri dari dua jenis LDL (low-density lipoprotein) dan HDL (high-density lipoprotein). LDL (jahat) kolesterol menyumbat pembuluh darah Anda yang dapat menyebabkan serangan jantung atau stroke. HDL (baik) membantu kolesterol untuk menghilangkan kolesterol jahat dari pembuluh darah. 

Apa yang harus Anda lakukan? Tanyakan kepada dokter apa A1C Anda, tekanan darah dan jumlah kolesterol dan apa yang seharusnya menjadi angka rata-rata. Tujuan ABC akan tergantung pada jenis masalah kesehatan apa yang Anda miliki, berapa lama Anda menderita diabetes dan seberapa sulit diabetes untuk dikelola, berapa lama Anda bisa hidup lama dengan diabetes 

3. Pelajari cara tetap sehat dengan diabetes 

Orang yang hidup dengan diabetes harus tahu langkah-langkah yang harus diambil untuk tetap sehat, memang sulit dan berat, tetapiada beberapa cara untuk mengatasi diabetes. Misalnya saja stres yang meningkatkan kadar gula darah. Jadi, cobalah latihan pernapasan dalam, berjalan dan meditasi untuk menurunkan tingkat stres. 

Minum obat yang diresepkan untuk diabetes. Periksa kaki setiap hari, seperti bintik-bintik merah, bengkak dan luka. Jika luka tidak sembuh, konsultasikan dengan dokter. 

Jagalah agar mulut, gigi, dan gusi Anda sehat dengan menyikat gigi dan membersihkan gigi dua kali sehari. Berhentilah merokok dan lacak kadar gula darah Anda.

Cara makan yang baik: Buat rencana makan diabetes dengan bantuan dari dokter. Konsumsi makanan yang kaya serat, seperti roti, kerupuk, sereal gandum, beras, dan lainnya. Pilih makanan yang rendah kalori, lemak trans, lemak jenuh, garam dan gula. 

Minum banyak air, bukan jus. Makan buah dan sayuran segar, susu rendah lemak atau skim dan keju. Perhatikan ukuran porsi Anda dengan mengisi setengah dari piring Anda dengan buah-buahan dan sayuran, seperempat dengan biji-bijian seperti beras merah dan seperempat dengan protein tanpa lemak seperti ayam tanpa kulit atau kacang. 

Bagaimana caranya agar Anda tetap aktif? Tetapkan tujuan untuk diri Anda sendiri dengan berpartisipasi dalam kegiatan yang akan membantu Anda tetap aktif. Mulailah dengan berjalan selama 10 menit tiga kali sehari. Tingkatkan kekuatan otot dengan melakukan yoga. 

Pertahankan berat badan yang tepat dengan bantuan rencana makan Anda. Apa yang harus dilakukan? Tanyakan kepada dokter tentang lebih banyak cara untuk aktif dan kapan harus menguji kadar gula darah. Diskusikan bagaimana rencana makan diabetes Anda bekerja untuk Anda setiap kali Anda mengunjungi dokter. 

4. Perawatan rutin 

Perawatan rutin diperlukan untuk tetap sehat.  Setiap kali Anda mengunjungi dokter, pastikan untuk memeriksa tekanan darah, periksa kaki, periksa berat badan, dan juga tinjau rencana perawatan diri Anda. 

Juga pastikan bahwa Anda memiliki tes kolesterol, pemeriksaan gigi, pemeriksaan mata, suntikan flu dan urin dan tes darah untuk memeriksa masalah ginjal. Apa yang harus anda lakukan? Tanyakan kepada dokter, apakah ada tes lain yang diperlukan dan apa hasilnya? 

Perubahan sederhana dalam kebiasaan gaya hidup Anda dapat membantu dalam pencegahan diabetes. Bisa dimulai dengan pilihan makanan sehat, pilih makanan yang rendah karbohidrat olahan dan menggabungkan lebih banyak sayuran, buah utuh, daging tanpa lemak, kacang dan biji-bijian yang akan memungkinkan Anda untuk melanjutkan diet sehat. 

Kemudian berolahraga secara teratur, seperti bersepeda atau jogging akan membuat jantung bekerja lebih baik. Cara pencegahan yang tak kalah penting, yakni minum obat tepat waktu dan makan teratur, serta jangan pernah melewatkan makanan. Pasalnya sering mengonsumsi makanan dan camilan dengan interval teratur dapat menjaga kadar gula darah tetap stabil. [] SINDONEWS.COM

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.