TamiangNews.com, KUALASIMPANG -- Sebanyak 18 unit rumah di Kampung Alur Manis Kecamatan Rantau Kabupaten Aceh Tamiang harus memindahkan bangunannya yang berada di lokasi pengeboran. 


Salah seorang masyarakat yang tidak mau namanya dipublikasikan, saat pembongkaran bangunan menyampaikan, rumah-rumah mereka dibongkar karena lahannya mau digunakan oleh Pertamina, jelasnya.

"Meskipun kami sudah puluhan tahun tinggal di tanah milik Pertamina, sedangkan saat ini lahan tersebut akan digunakan, maka harus segera pindah, dan syukurnya masih ada bantuan uang tali asih yang diberikan", terang warga.

Di tempat terpisah ditemui di kantornya, Fandi Prabudi selaku Legal & Relation PT. Pertamina EP Rantau menjelaskan terkait penggusuran disampaikannya, beberapa rumah tersebut harus digusur karena di lokasi R 138 itu  akan dilakukan kerja ulang untuk penambahan kedalaman dari sumur lama peninggalan Batavia Petroleum (sumur minyak zaman Belanda_red)", tegasnya.

"Warga yang menempati lokasi itu seharusnya tidak dapat tali asih, namun hal tersebut diberikan karena rasa kemanusiaan". Dan Pada kamis (25/10) Pertamina memberikan tali asih kepada para kepala keluarga.

"Beberapa bulan yang lalu di wilayah tersebut memang ada terjadi pencurian alat penutup pipa, tapi tidak ada hubungannya dengan penggusuran ini", tegas Fandi lagi. [] TN-W014 (Winda)

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.