TamiangNews.com, KUALA LUMPUR -- Rosmah Mansor, Istri mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak pada Kamis lalu didakwa 17 tuntutan hukum.


Foto : Sermabinews
17 Tuntutan hukum tadi menyoal kasus pencucian uang dan penghindaran membayar pajak yang dilakukannya.

Dikutip dari Kompas.com, Jumat (5/10) menghadapi perkara hukum, wanita berusia 66 tahun itu tetap mengaku tak bersalah.


Padahal bukti sudah disodorkan jaksa yang mengarah kuat jika Rosmah melakukan tindak pidana.


Namun yang paling membuat pening rakyat Malaysia, pengadilan malah memutuskan Rosmah bisa bebas dari tuduhan asal membayar uang jaminan.


Rosmah diharuskan membayar kepada negara sebanyak 2 juta Ringgit atau senilai Rp 7,3 miliar.


Dari total uang, 500 ribu ringgit dibayarkan pada Kamis lalu dan sisanya harus dilunasi paling lambat 11 Oktober 2018.


Ditambah Rosmah dicekal keluar negeri, paspornya disita dan ia tak boleh menghubungi saksi.


Meski begitu pengacara Rosmah menilai putusan pengadilan tak adil.


Mereka berpendapat harusnya Rosmah hanya membayar uang jaminan senilai Rp 915,2 juta karena pengadilan juga menyita paspornya.


Menurut UU di Malaysia, kasus pencucian uang bisa mengirim pelakunya ke penjara sampai 15 tahun.


Serta denda tidak kurang dari lima kali nilai pencucian uang.


Sebelumnya diketahui Rosmah sudah lebih dulu tidur di hotel Prodeo selama satu malam usai dicokok oleh lembaga anti rasuah Malaysia, Rabu (3/10).


Penahanannya dilakukan lantaran skandal mega korupsi perusahaan 1MDB yang dilakukan suaminya, Najib Razak.


Korupsi yang dilakukannya menobatkan Najib sebagai koruptor terbesar lantaran sampai membuat Malaysia jatuh dalam kubangan utang negara yang cukup besar.


Rosmah juga dikenal sebagai penggemar tas mewah, berlian dan pernak-pernik fashion berharga selangit.


Semua benda itu ia beli dari hasil korupsi suaminya selama 9 tahun menjabat sebagai PM Malaysia.


Rosmah juga dikritik habis-habisan oleh rakyat Malaysia lantaran dinilai bersifat boros, angkuh dan tak tahu malu.


Setelah Najib kalah dalam pemilu Malaysia yang lalu, uang tunai, perhiasan, dan ratusan tas mewah senilai total 273 juta dollar AS atau sekitar Rp 4,1 triliun disita oleh pihak berwenang. [] SERMABINEWS


Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.