TamiangNews.com, KARANG BARU -- Fajar Hidayah S.Pd, Pilot drone dari LSM Lembaga Advokasi Hutan Lestari (LembAHtari) Aceh Tamiang, mengikuti pelatihan "Drone Mapping" (pemetaan wilayah menggunakan drone) yang dilaksanakan oleh Aceh Flight Forum (AFF) di Kota Banda Aceh, Sabtu (15/9).


Pelatihan berlangsung selama 2 (dua) hari, di mulai tanggal 15 s.d 16 September 2018 di Sekretariat AFF, Desa Lambhuk, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh.

Di hari pertama, mereka melakukan penginstalan aplikasi serta mempelajari tool kegunaan beberapa aplikasi yang dibutuhkan untuk proses mapping tersebut, seperti kegunaan pembuatan jalur terbang sebagai inti dari pemetaan itu sendiri.

Dengan dibuatnya jalur rencana terbang atau fligth plan atau mission plan, drone akan diberikan perintah untuk terbang dan mengambil foto secara otomatis pada koordinat tententu sesuai jalur yang telah direncanakan.

Setelah pembuatan flight plan sukses di hari pertama, dan pada hari kedua, peserta langsung melakukan praktik, yakni drone dilepaskan dan diterbangkan pada lokasi yang telah ditentukan untuk pengambilan foto di udara, dilanjutkan ke tahap prosesing untuk menggabungkan semua foto udara yang telah dicapture oleh drone.

Penggabungan dengan sebuah aplikasi dan diexport dalam bentuk orthophoto, lalu dilanjutkan dengan melayout orthophoto tersebut dengan aplikasi selanjutnya sehingga menjadi sebuah peta orthophoto yang siap digunakan.

Para peserta yang mengikuti pelatihan basic 'Drone Mapping' berasal dari bebearapa Kabupaten di Aceh Seperti, Langsa, Bireuen, Aceh tamiang dan kota Banda Aceh.

Ketua Panitia, Zulfandi menyampaikan bahwa peserta yang ikut pelatihan sejumlah sepuluh orang, dan memiliki latar belakang berbagai profesi, Ada yang berasal dari pegawai pemerintahan, swasta dan ada juga dari aktivis/pegiat lembaga non pemerintahan.

Diapun menerangkan, pelatihan 'Drone Mapping' sangat berguna bagi para pilot drone untuk melakukan pemetaan wilayah, baik untuk keperluan perencanaan maupun untuk mengetahui informasi dari daerah yang ditinjau.

Zulfandi menambahkan, para pilot drone yang mengikuti pelatihan rata-rata menggunakan drone jenis Phantom DJI.

Sementara itu, pilot drone LSM LembAHtari Aceh Tamiang, bernama Fajar Hidayah S.Pd, saat dikonfirmasi LintasAtjeh.com menyampaikan, pelatihan yang dilaksanakan oleh AFF sangat berguna sekali bagi dirinya.

Fajar menjelaskan, dengan mengikuti pelatihan itu, dirinya semakin mendapatkan banyak ilmu dengan harapan semoga pada saat melakukan pemetaan atau pemotretan dengan menggunakan drone akan dapat menghasilkan data yang baik sesuai dengan kaidah fotogrametri.

"Hakikatnya pilot drone harus sering mengikuti berbagai pelatihan sehingga akan benar-benar memahami unit drone dan pengukuran fotogrametri", ungkap Fajar Hidayah. [] TN-W008

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.