TamiangNews.com, BEIJING -- Xiaomi sukses dengan smartphone gaming pertamanya, Black Shark. Dan di tengah isu Nokia menyiapkan debut ponsel game dan kehadiran Razer Phone 2, ternyata Black Shark sudah mendaftarkan diri di lembaga sertifikasi China, TENAA.

Foto : Sindonews.com
Hal ini tentu saja mengejutkan karena ponsel Xiaomi yang fokus pada permainan itu baru meluncurkan model aslinya kurang dari enam bulan lalu. Bisa jadi dua generasi itu akan berbagi prosesor Snapdragon 845.

Laman Slash Leaks, Selasa (25/9/2018), melaporkan, bersertifikat di China dengan nomor model AWM-A0, Black Shark 2 -nama yang belum dikonfirmasi- tidak terlihat sangat berbeda dari pendahulunya. Desain keseluruhan masih mencolok dan agresif, tapi ketika gen pertama menempatkan pembaca sidik jari di bawah layar, sekuel baru ini tampaknya mengadopsi sensor biometrik yang dipasang di belakang.

Perubahan penting lainnya adalah kamera belakang ganda yang diatur secara vertikal, bukan horizontal. Sedangkan tampilan backplate disederhanakan dan menjadikan semuanya lebih bersih.

Sayangnya, file lampiran pertama yang diungkap oleh TENAA hanya mencakup beberapa spesifikasi kunci, selain gambar-gambar produk yang terlihat bagus. Untuk saat ini, semua yang diketahui tentang Black Shark 2 adalah memiliki ukuran yang sama dengan pendahulunya yakni layar 5,99 inci. 

Sedangkan kapasitas baterainya cukup mumpuni untuk menunjang bermain game dalam durasi lama, yakni 4.000 mAh. Tidak ada keterangan seputar resolusi layar, ruang penyimpanan bawaan, memori, sensor pencitraan atau apa pun. 

Ada kemungkinan Xiaomi melepas ponsel gaming keduanya ini dengan menekankan pada harga agar bisa bisa didistribukan lebih baik lagi. Anda menunggu? [] SINDONEWS.COM

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.