TamiangNews.com, PEUREULAK -- Bus umum "Harapan Indah" mengalami kecelakaan dan terguling di Kecamatan Peureulak Timur, Kabupaten Aceh Timur, Jumat dini hari, yang mengakibatkan seorang penumpang tewas.

Foto : Antaranews
Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro melalui Kasat Lantas Iptu Ritian Handayani ketika dihubungi wartawan di Idi Rayeuk, Jumat sore menyatakan, korban meninggal bernama Bukhari (47), warga Keude Bagok, Kecamatan Nurussalam, Aceh Timur.

Korban mengalami luka robek di bagian kepala dan meninggal dunia di RSUD Langsa, Kota Langsa.

Bus naas yang disupiri Ilyas itu terguling karena supir tidak bisa mengendalikan bus yang melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Medan (Sumut) ke Banda Aceh.

Kecelakaan itu juga mengakibatkan delapan penumpang lainnya mengalami luka lecet. Kepolisian memperkirakan, kerugian kecelakaan tunggal tersebut mencapai Rp10 juta.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) Satlantas Polres Aceh Timur, Bus Harapan Indah melaju dari arah Medan ke Banda Aceh dengan kecepatan tinggi. Sesampai di tikungan tajam supir bus kehilangan kendali, sehingga bus keluar dari badan jalan dan terbalik ke persawahan.

Kepolisian Lalulintas menyimpulkan, kecelakaan tersebut akibat kelalaian Ilyas sebagai supir yang tidak bisa mengendalikan bus dengan baik.

"Atas kelalaiannya maka kita menduga supir bus melanggar pasal 310 ayat 4 dan 2 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ," katanya.

Langkah polisi dalam penanganan kasus laka tunggal tersebut antara lain mendatangi lokasi kejadian dan mengatur lalulintas serta membantu mengevakuasi korban luka ke Puskesmas Peureulak Timur.

"Memeriksa saksi dan dan melakukan koordinasi dengan Jasa Raharja untuk santunan asuransi kematian korban Kecelakaan," ujar Iptu Ritian.

Bus Harapan Indah yang mengalami ringsek berat itu kini sudah ditarik dari lokasi dan diamankan ke Polres Aceh Timur. [] ANTARANEWS

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.