TamiangNews.com, KARANG BARU -- Anggota Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Aceh Tamiang menjalani tes Urin, bekerjasama dengan BNNK Aceh Tamiang, Selasa (18/09).  


Sebanyak 21 anggota SatPol PP melakukan pemeriksaan Urin guna mendeteksi para anggota dari Penyalahgunaan Narkotika, dari 21 Anggota SatPol PP tersebut, tiga diantaranya PNS dan 18 lainnya tenaga kontrak. 

Tes urin yang dilakukan SatPol PP Kabupaten Aceh Tamiang terhadap anggotanya, kali pertama dilaksanakan, bekerjasama dengan BNNK Aceh Tamiang. "kita mencoba melakukan trobosan kepada jajaran anggota, karena kami masih peduli terhadap mereka, jangan sampai mereka terjerumus menjadi pengguna narkoba dan anak dan istri mereka menjadi korban", ungkap Kasat Pol PP, Amirullah WD melalui Sekretaris, Ahmad Yani. S. STP. M.Si

A. Yani juga menjelaskan jika ada anggota yang positif menggunakan narkoba dari hasil pemeriksaan urin tersebut, maka pihaknya akan memberikan sangsi, "kami akan memanggil secara khusus dan membuat pernyataan kepada mereka, juga melakukan pembinaan terhadap mereka yang positif menggunakan narkoba", ungkapnya lagi. 

Sekretaris SatPol PP juga mengatakan bahwa pihaknya belum dapat memberikan hasil dari pemeriksaan Urin hari ini disebabkan sedang menunggu hasil dari BNNK. "Kita tinggal mengganggu hasil tes dari BNNK, pihak BNNK nanti akan mengirimkan hasilnya kepada kami, jadi saat ini kami belum dapat memberikan keterangan berapa orang anggota kami yang terindikasi positif menggunakan narkoba", katanya. 

Selanjutnya, A. Yani juga menjelaskan bahwa pemeriksaan Urin kepada anggotanya akan terus dilakukan serta akan dianggendakan menjadi program rutin. "Ini akan menjadi program rutin, perencanaan nya pertriwulan, tujuannya agar dalam satuan polisi Pamong Praja bersih dari Penyalahgunaan Narkotika", jelasnya.  

Sementara itu, Kasi Pemberantasan BNNK Aceh Tamiang, AKP Rafi Darmawan ketika dimintai keterangan kepada awak media mengatakan bahwasanya pihaknya belum dapat memberikan keterangan hasil dari tes yang telah dilakukan kepada anggota SatPol PP tersebut, "kami belum dapat memberikan hasil tes urin tersebut, nanti kami akan berikan hasilnya kepada satker yang bersangkutan, dan ini juga merupakan privasi, jadi hanya satker tersebut saja yang mengetahui siapa saja yang terindikasi positif pengguna", ungkapnya. [] TN-W016 (Zulfitra)

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.